Selain WSBK dan MotoGP, Sirkuit Mandalika Bakal Gelar Asia Talent Cup

Kompas.com - 18/10/2021, 12:32 WIB
Pebalap Indonesia berjuang pada seri pertama Asia Talent Cup (ATC) 2021 di Sirkuit Losail, Qatar Dok. AHMPebalap Indonesia berjuang pada seri pertama Asia Talent Cup (ATC) 2021 di Sirkuit Losail, Qatar

MANDALIKA, KOMPAS.com – Pada bulan November 2021, Indonesia kembali menggelar balap motor bertaraf internasional, yakni World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika, tepatnya pada tanggal 19-21 November.

Selain WSBK, Sirkuit Mandalika juga bakal mengadakan MotoGP pada bulan Maret 2022. Namun sebelum kedua ajang internasional tersebut berlangsung, Sirkuit Mandalika bakal mengadakan Asia Talent Cup (ATC).

Dyan Dilato, Head of Operations – Sporting Mandalika Grand Prix Association mengatakan, ATC merupakan ajang balap yang diisi pebalap muda untuk meraih mimpi menjadi pebalap MotoGP.

Baca juga: Solar Langka di Tol Trans Jawa Cuma Boleh Beli Maksimal Rp 300.000, Ini Kata Pertamina

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by MGPA Official #TheMandalikaGP (@themandalikagp)

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“ATC Mandalika merupakan seri kedua setelah di Qatar. Seharusnya, ATC dilaksanakan juga di Sepang (Malaysia), Buriram (Thailand), Motegi (Jepang), dan Phillip Island (Australia) namun keempatnya cancel gara-gara Covid-19,” ucapnya di Mandalika belum lama ini.

Jadi ATC bakal diadakan dua seri, di Mandalika rencananya akan digelar satu minggu sebelum WSBK, yakni tanggal 13-14 November. Sirkuit Mandalika sendiri sudah mendekati rampung, secara trek, sudah diaspal penuh, tinggal penunjang saja seperti pit building modular yang sedang dibangun.

“Organizing Committee MGPA sangat yakin homologasi akan dilakukan sebelum balap, tanggal 11-12 November untuk ATC. Kami mohon doa restunya, agar kita mampu melaksanakan ATC sebagai warm-up sebelum WSBK dan MotoGP,” kata Dyan.

Baca juga: Yamaha Limi 125, Harganya Lebih Mahal dari Nmax

Untuk gelaran ATC, pit building yang dibutuhkan tidak banyak, mengingat jenis motornya yang sama. Jadi bisa dibilang satu mekanik bisa mengurus tiga atau empat motor, sehingga pit building tidak perlu banyak-banyak.

“Tapi dalam WSBK nanti, kita berharap dari pit building dan penunjang paddock sudah jadi. Mengenai medical center dan race control, itu harus sudah ada dan sekarang tinggal finishing saja,” kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.