Motor Injeksi Kehabisan Bensin, Ini yang Harus Dilakukan

Kompas.com - 16/10/2021, 15:21 WIB
Berselang beberapa detik setelah kontak diposisikan on, maka indikator akan mati dan speedometer kembali pada posisi nol. Inilah waktu yang tepat menyalakan motor injeksi Fachri FachrudinBerselang beberapa detik setelah kontak diposisikan on, maka indikator akan mati dan speedometer kembali pada posisi nol. Inilah waktu yang tepat menyalakan motor injeksi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sepeda motor dengan teknologi injeksi sudah banyak dijual di pasaran. Dengan teknologi yang makin canggih, pengendara motor dimudahkan dengan berbagai fitur.

Salah satunya fitur indikasi bahan bakar, dimana berfungsi memberikan informasi kepada pengendara kapan harus mengisi bahan bakar motornya.

Baca juga: Sirkuit Mandalika Sudah Dilengkapi Pit Building Modular

Berkat fitur tersebut, pemilik tidak perlurepot membuka tangki BBM hanya untuk memastikan sisa bahan bakar yang tersedia. Semuanya bisa dipantau melalui indikator yang ada pada panel speedometer.

Hanya saja terkadang pemilik motor mengabaikan indikator tersebut, akibatnya harus rela mendorong karena kehabisan bensin. Masih banyak jugA yang beranggapan motor injeksi yang kehabisan bensin akan merusak sistem ijeksinya.

Mengisi bensin sesuai dengan spek kendaraan agar mesin tetap awetKompasOtomotif Mengisi bensin sesuai dengan spek kendaraan agar mesin tetap awet

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun menurut Dwi Suwanto, Instruktur Service PT Surya Timur Sakti Jatim Yamaha area Surabaya menjelaskan, anggapan tersebut tidak benar. Paling penting saat motor injeksi kehabisan bensin adalah ketika menyalakan kembali setelah diisi.

Baca juga: Diskon PPnBM Dihapus, Harga LCGC Tidak Murah Lagi

"Itu tidak benar, secara teknis kalau kehabisan bensin ya motornya nggak bisa nyala. Yang menjadi perhatian adalah setelah diisi bensin lagi," kata Dwi kepada Kompas.com belum lama ini.

Dwi mengatakan, setelah kehabisan bensin dan mengisinya kembali, ada langkah yang harus dilakukan agar fuel pump bekerja normal kembali.

Pompa bensin yang bekerja secara normal akan menghasilkan tekanan bensin yang standar sehingga motor dapat dinyalakan kembali.

Pria ini terlihat mendorong motor di trotoar Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (17/12/2014). D jalur itu, sepeda motor dilarang melintas.Kompas.com/Robertus Belarminus Pria ini terlihat mendorong motor di trotoar Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (17/12/2014). D jalur itu, sepeda motor dilarang melintas.

"Karena kalau sudah diisi bensin tentunya bensi tidak akan langsung masuk ke fuel pump. Cara untuk mempercepat kerja fuel pump agar kembali normal adalah kita putar kunci on-off beberapa kali sampai terdengar bunyi fuel pump-nya, baru kita nyalakan motornya," kata dia.

Hal yang sama juga dikatakan oleh pemilik bengkel spesialis matik Naranata Motor Joko Purnomo.

Menurut Joko, saat motor injeksi kehabisan bahan bakar akan ada udara yang masuk. Maka udara tersebut harus dikeluarkan dulu agar mesin bisa kembali menyala.

Baca juga: Bos Repsol Honda Sindir KTM dan Ducati

Bahan bakar minyak baru dari Pertamina, Pertalite. Febri Ardani/KompasOtomotif Bahan bakar minyak baru dari Pertamina, Pertalite.

"Saat motor injeksi kehabisan bensin udara akan masuk ke injektor, maka udara harus dikeluarkan terlebih dahulu. Caranya dengan memutar kunci kontak on-off sebanyak lima kali," katanya.

Jadi, para pemilik motor injeksi tidak perlu panik berlebihan jika mengalami hal tersebut. Hanya saja, saat menyalakan pertama kali harus menunggu fuel pump bunyi terlebih dahulu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.