Pasar Mobil Murah Tumbuh Tipis, Brio Satya Terpuruk

Kompas.com - 15/10/2021, 11:02 WIB
Daihatsu Ayla, Honda Brio, dan Toyota Agya adalah para pemain di segmen LCGC GRIDOTO.com/RIANTO PRASETYODaihatsu Ayla, Honda Brio, dan Toyota Agya adalah para pemain di segmen LCGC

JAKARTA, KOMPAS.com - Realisasi penjualan low cost green car (LCGC) atau Kendaraan Bermotor Hemat Energi dan Harga Terjangkau (KBH2) di dalam negeri sedikit goyah pada September 2021.

Melansir data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), wholesales pada segmen berjuluk mobil murah itu hanya naik 1 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya (September 2020), 13.831 unit menjadi 13.977 unit.

Namun secara bulanan atau dibandingkan Agustus 2021, justru terjadi pelemahan 0,36 persen atau selisih 50 unit. Ini sejalan dengan dampak krisis cip semikonduktor yang mulai terasa ke beberapa pabrikan di Indonesia.

Baca juga: Kuartal III/2021, Ekspor Mobil Buatan Indonesia Berangsur Pulih

Honda Brio Satya IIMS Hybrid 2021KOMPAS.COM/STANLY RAVEL Honda Brio Satya IIMS Hybrid 2021

Salah satunya ialah Honda, yang membuat aktivitas produksi dan distribusi di Tanah Air untuk model HR-V, CR-V, sampai Brio mengalami perlambatan. Tapi, perseroan mengaku sedang melakukan upaya optimalisasi.

“Kami menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada konsumen atas permintaan yang masih tinggi terhadap produk-produk Honda, meski masih terjadi gangguan terhadap pengiriman mobil akibat kelangkaan komponen untuk produksi,” kata Business Innovation and Marketing & Sales Director PT Honda Prospect Motor, Yusak BIlly.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebagai dampak dari gangguan supply komponen, Brio Satya yang kerap mendominasi pasar LCGC harus turun peringkat selama dua bulan berturut. Pada periode September 2021, hanya 372 unit yang berhasil didistribusikan dari pabrik ke diler.

Torehan itu jauh tertinggal dari Daihatsu Sigra dan Toyota Calya yang saat ini berada di posisi puncak sebagai mobil murah terlaris. Kendaraan kembar tersebut masing-masing berhasil mencapai angka penjualan 4.576 unit dan 4.396 unit.

Baca juga: Tanpa Aturan Turunan Carbon Tax, Banderol LCGC Terancam Naik 15 Persen

Daihatsu Sigra facelift 2019KOMPAS.com/Ruly Daihatsu Sigra facelift 2019

Dibandingkan bulan lalu, Sigra-Calya terbilang konsisten. Sementara Brio Satya semakin terpuruk, yakni minus 74,8 persen.

Kemudian, mengisi posisi ketiga dan keempat pada September 2021 ialah Daihatsu Ayla (2.441 unit) dan Toyota Agya (2.092 unit). Kondisi pada kedua produk ini sama, yakni konsisten dan perlahan meningkat.

Posisi keenam, ada Suzuki Karimun Wagon R yang mengalami penurunan secara bulanan maupun tahunan sekitar 70 persen.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.