Mengenal Penyakit pada Mobil Lewat Asap Knalpot

Kompas.com - 01/10/2021, 18:12 WIB
Ilustrasi asap putih keluar dari knalpot mobil Foto: Paulan.orgIlustrasi asap putih keluar dari knalpot mobil

SOLO, KOMPAS.com - Mesin mobil tidak luput dari risiko berbagai penyakit. Maka, pemilik mobil perlu memahami sejumlah kerusakan yang dapat terjadi pada mesin mobilnya.

Tidak hanya dengan melakukan inspeksi langsung pada mesin, kerusakan dapat dideteksi dari warna asap knalpot yang dihasilkan. Sebagai saluran buang sisa pembakaran dari mesin, knalpot akan mengeluarkan asap yang bisa jadi indikator sehat atau tidaknya sebuah mesin.

Meski begitu, wujud asap yang dikeluarkan knalpot hanya menjadi deteksi dini. Menurut Hendrik, mekanik bengkel Toyota Nasmoco Solo, asap yang keluar dari knalpot cuma bisa jadi indikator awal. Inspeksi mesin tetap harus dilakukan guna memastikan penyakit yang diderita mobil.

Baca juga: Ini Mobil yang Sudah Disuntik Mati tapi Masih Laris

"Kalau ngebul itu tandanya sudah tidak sehat, kecuali pada saat dipanaskan pagi hari itu masih wajar. Yang tidak normal itu mengeluarkan asap terus-menerus," kata Hendrik kepada Kompas.com belum lama ini.

Ia menjelaskan bahwa mobil yang normal tidak akan memproduksi asap berlebihan dari knalpotnya. Asap yang dikeluarkan pun seharusnya tidak berwarna pekat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ilustrasi gas buang kendaraanwww.autoevolution.com Ilustrasi gas buang kendaraan

"Kalau asap yang keluar berwarna hitam pada mesin bensin, biasanya setelan mobil terlalu boros, ada pembakaran yang tidak sempurna. Biasanya disertai dengan bau bensin mentah," kata Hendrik melanjutkan.

Baca juga: Video Viral Mobil Ditilang karena Bawa Sepeda di Kabin, Polisi Akui Salah dan Minta Maaf

Sementara jika asap yang dihasilkan berwarna putih pekat dan jelas terlihat, bisa jadi oli mesin merembes hingga masuk ke ruang bakar. Oli yang turut terbakar menghasilkan asap berwarna putih pekat.

"Kalau warnanya putih biasanya ada kebocoran oli dan masuk ke ruang pembakaran. Bisa jadi ada komponen yang rusak seperti ring dan juga seal karet yang sudah aus," ujarnya menambahkan.

Jika pemilik mobil menemukan kondisi knalpot menghasilkan asap seperti yang telah dijelaskan tersebut, maka harus segera melakukan inspeksi pada sektor mesin dan melakukan perbaikan. Sangat disarankan untuk membawa mobil tersebut ke jaringan bengkel resmi agar dapat dilakukan perbaikan sesuai standar prosedur yang aman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.