Bos Honda Puji Marc Marquez, Bukan Pebalap yang Money Oriented

Kompas.com - 27/09/2021, 10:42 WIB
Marc Marquez menjadi pemenang MotoGP Jerman 2021 yang digelar di Sachsenring, Minggu (20/6/2021) malam WIB. AFP/RONNY HARTMANNMarc Marquez menjadi pemenang MotoGP Jerman 2021 yang digelar di Sachsenring, Minggu (20/6/2021) malam WIB.

CERVERA, KOMPAS.com - Musim lalu marc Marc Marquez bsa dikatakan absen selama setahun. Usai kecelakaan di awal seri dia harus istirahat untuk memulihkan cedera.

Praktis selama satu musim Marc tidak ikut balapan. Situasi itu mau tidak mau membawa kerugian buat Honda, karena selain pebalapnya tidak bisa balapan tapi juga pengembangan motor ikut terkendala.

Untuk itu Marc bersedia mendapat pengurangan gaji. Apalagi paddock MotoGP sempat diguncang isu pandemi Covid-19.

Baca juga: Ternyata Ini Arti Kode R pada Profil Ban Mobil

Alberto PuigFoto: gpxtra.com Alberto Puig

“Saya belum balapan sepanjang tahun, saya belum melakukan bagian saya, jadi saya mengatakan kepada mereka untuk membayar saya apa yang mereka inginkan,” kata Marc mengutip Tuttomotoriweb, Senin (27/9/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Padahal Honda tidak pernah berpikir untuk mengurangi gajinya. Bos tim Repsol Honda Alberto Puig mengatakan, Marc adalah pebalap yang bukan money oriented, tidak melulu soal uang atau bayaran yang diterima.

“Permintaan seperti itu tidak terlalu umum datang dari pebalap. Hal pertama yang ingin dimenangkan Marquez adalah balapan. Jika prioritasnya adalah uang dia akan tinggal di luar Spanyol, tetapi dia masih di rumah,” katanya.

Diketahui dari semua pebalap Spanyol yang berlaga di kelas premier ada tiga pebalap yang masih tinggal di Spanyol, ketiganya ialah Marc Marquez, Alex Marquez dan Maverick Vinales.

Baca juga: PPKM Level 3, Protokol Kesehatan Balap ISSOM Round 3 Makin Ketat

Marc Marquez saat berlaga pada MotoGP San Marino 2021. (Photo by ANDREAS SOLARO / AFP)ANDREAS SOLARO Marc Marquez saat berlaga pada MotoGP San Marino 2021. (Photo by ANDREAS SOLARO / AFP)

Tetapi manajer tim Repsol Honda itu hanya memuji Marc karena alasan uang, tapi juga mentalnya yang sangat kuat, sehingga bisa bangkit dari keterpurukan.

Kegigihannya dalam menghadapi kesulitan akhir-akhir in, baik dari segi fisik maupun teknis membuat orang jadi segan. Belum lagi Marc juga mengerjakan prototipe motor 2022.

“Marc harus melalui latihan penerimaan yang brutal, karena dia melihat dirinya di lingkungan yang tidak biasa dia hadapi, bertarung dengan pebalap yang biasanya tidak berada di sekitarnya, tetapi sangat jauh darinya,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.