Bahaya, Jangan Nongkrong dan Parkir di Jalur Penyelamat

Kompas.com - 30/08/2021, 12:42 WIB
Sejumlah pengendara motor berhenti di jalur penyelamatan darurat Foto: Tangkapan layar Instagram Hujat BaperSejumlah pengendara motor berhenti di jalur penyelamatan darurat

SUBANG, KOMPAS.com - Beredar foto sekumpulan pengendara sepeda motor berhenti dan berswafoto di jalur penyelamatan Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Sebelumnya, jalur penyelamatan tersebut dibuat untuk mengantisipasi banyaknya kecelakaan yang terjadi di jalur tersebut.

Baca juga: Hasil MotoGP Inggris 2021 - Quartararo Juara, Marquez Jatuh, Rossi Melorot

Meskipun sudah dipasang tanda berupa larangan berfoto dan berhenti di jalur penyelamatan, beberapa orang masih terlihat berhenti dan berfoto di jalur emergency tersebut.

Menanggapi hal ini, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia Sony Susmana mengatakan, jalur penyelamatan harus bebas dari adanya aktivitas apapun karena dapat membahayakan baik bagi pengemudi maupun orang yang ada di jalur penyelamatan.

Jalur Penyelamatan Semarang-Solo Jalur Penyelamatan Semarang-Solo

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jalur penyelamatan ini spot yang dibuat untuk menangkap kendaraan yang liar akibat rem blong dan lain-lain. Jadi spot ini harus clear dari adanya aktivitas-aktivitas apapun," kata Sony kepada Kompas.com, Senin (30/8/2021).

Baca juga: Lelang Toyota Land Cruiser Hardtop, Limit Rp 44 Juta

Sony juga mengatakan, kendaraan liar merupakan kendaraan yang out of control yang tidak bisa menjamin keselamatannya sendiri. Justru kendaraan yang liar ini sedang berjibaku dengan keselamatan.

"Sekalipun jarang terjadi, tetapi kendaraan liar ini tidak tau kapan datangnya dan berapa kecepatannya," ucap Sony.

Jalur penyelamatan rem blong di turunan.Foto: Tangkapan layar Jalur penyelamatan rem blong di turunan.

Untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan, sebaiknya jangan berhenti atau bahkan nongkrong di jalur penyelamatan. Tindakan tersebut merupakan tindakan yang mengabaikan keselamatan. Terlebih sudah ada tanda larangan berhenti dan berfoto di lokasi tersebut.

Baca juga: Sudah Tahu Jenis-jenis Polisi Tidur?

“Merasa sepi dan kosong, jadi dianggap aman. Padahal risiko bahayanya besar. Ketika area tersebut dijadikan sebagai tempat parkir, beristirahat, duduk-duduk, atau tempat foto, artinya sama saja dengan menjemput bahaya,” kata dia.

"Memang tempat kongkow itu harus berjarak dengan jalan raya. Sementara spot jalur penyelamatan jauh dari jalan raya untuk menghindari kecelakaan yang lebih besar, bukan berarti aman dari bahaya," ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.