Sertifikat Vaksin Jadi Syarat Wajib Keluar Masuk Wilayah Jateng

Kompas.com - 29/08/2021, 10:44 WIB
Polisi sedang melakukan penyekatan jalan selama PPKM. DOK. ShutterstockPolisi sedang melakukan penyekatan jalan selama PPKM.

JAKARTA, KOMPAS.com - Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah (Jateng) mewajibkan masyarakat memiliki sertifikat vaksin bagi yang hendak memasuki wilayah Jateng.

Hal ini diungkapkan oleh Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Rudy Syafirudin. Ia mengatakan bahwa sertifikat vaksin tersebut untuk memastikan seluruh pendatang dalam keadaan yang baik.

“Kita akan intensifkan lagi penyekatan di perbatasan provinsi, perbatasan kabupaten/kota dalam masa PPKM Level. Kita akan lihat apakah pengguna jalan yang melintas di pos pos penyekatan sudah ter-vaksin dan mengunduh aplikasi PeduliLindungi,” ujar Rudy dikutip dari keterangan resmi, Minggu (29/8/2021).

Baca juga: Rencana Pembatasan Mobil Tua di Jakarta Bisa Melanggar Hak Konsumen

Selain surat vaksin, Rudy mengatakan, penggunaan jalan juga diwajibkan mengantongi surat bebas Covid-19 baik itu swab antigen atau PCR.

“Pertama punya surat keterangan bebas COVID-19, sudah divaksin. Lalu yang ketiga tujuan dia mau ke mana, kita juga cek KTP-nya,” kata dia.

Rudy menambahkan, pihaknya juga akan menggelar vaksinasi di tempat bagi pengguna jalan yang belum divaksin corona.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penyekatan jalan selama PPKM di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.KOMPAS.COM/DOK POLRES KEBUMEN Penyekatan jalan selama PPKM di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Vaksin banyak sekali jadi masing-masing polres sudah disiapkan rata-rata hampir 4000 dan 6000 dosis. Makanya vaksin ini jangan sampe tidak dipergunakan pada saat pemeriksaan begitu ketemu pengguna kendaraan belum ter-vaksin kita vaksin,” kata Rudi.

Meski demikian, Rudy mengaku, pihaknya akan lebih mengedepankan edukasi ketimbang penindakan dalam penyekatan yang dilakukan di perbatasan provinsi, perbatasan kabupaten/kota ini.

Baca juga: Mulai Hari Ini, Satlantas Polres Indramayu Uji Coba Ganjil Genap

“Kendaraan tidak diputar balik. Kita fokus melakukan edukasi dan informasi. Kita memberikan masukan kalau belum divaksin tidak ada swabnya atau surat bebas Covid kita akan siapkan di tempat itu juga,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.