Wacana Wajib Unduh Aplikasi PeduliLindungi untuk Perjalanan Darat

Kompas.com - 29/08/2021, 08:24 WIB
Suasana terminal bus Kalideres, Selasa (13/4/2021). Kompas.com/Sonya TeresaSuasana terminal bus Kalideres, Selasa (13/4/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Hingga saat ini Kementerian Perhubungan belum merilis aturan mengenai penggunaan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat perjalanan jarak jauh menggunakan moda transportasi darat.

Padahal penggunaan aplikasi ini sudah diwacanakan mulai berlaku di semua moda transportasi, termasuk transportasi darat, per 28 Agustus 2021.

Melansir Kompas.com, Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati menjelaskan bahwa hingga saat ini kebijakan tersebut masih digodok lebih lanjut bersama Satgas Covid-19. 

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan bahwa penerapan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat perjalanan di semua moda transportasi akan dilaksanakan secara serentak.

Baca juga: Bus Damri Banjarmasin-Samarinda Melintasi Tol Palaran-Samboja

"Melalui penerapan aplikasi PeduliLindungi ini, diharapkan bisa mengelola mobilitas di tengah pandemi dengan baik,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (24/8/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski belum ada keputusan secara resmi mengenai penerapan regulasi baru tersebut, beberapa instansi telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan mulai melakukan himbauan untuk segera mengunduh aplikasi tersebut di ponsel masing-masing.

Situasi Terminal Kalideres, Jakarta Barat, pada 5 Mei 2021.Kompas.com/Sonya Teresa Situasi Terminal Kalideres, Jakarta Barat, pada 5 Mei 2021.

Contohnya seperti di Terminal Kalideres. Sosialisasi penggunaan aplikasi PeduliLindungi telah dilakukan sejak Sabtu (28/8/2021). Hal tersebut telah dikonfirmasi oleh Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnaen dilansir dari Kompas.com.

"Terminal Kalideres untuk seluruh penumpang bus AKAP dan Transjakarta kami sosialisasikan untuk menggunakan aplikasi PeduliLindungi," ungkapnya lebih lanjut.

Baca juga: Hasil FP2 MotoGP Inggris, Quartararo Tercepat, Rossi ke-10

Tidak hanya di Jakarta, Terminal Untung Suropati Kota Pasuruan pun juga mulai melakukan kegiatan sosialisasi ini. Bekerjasama dengan Satlantas Polres Pasuruan, masyarakat yang hendak menaiki bus antar kota dalam provinsi (AKDP) dan antar kota antar provinsi (AKAP) dihimbau untuk mulai mengunduh aplikasi ini.

“Di sini kami sosialisasi dulu. Agar masyarakat tidak kaget. Jadi saat sudah diberlakukan, mereka memang siap. Bagi yang sudah divaksin, bisa tunjukkan sertifikat lewat aplikasi PeduliLindungi," kata Kanit Dikyasa Satlantas Polres Pasuruan Aipda Breni Raharjo dalam keterangan tertulisnya.

Ke depannya, ada juga rencana untuk membuka gerai vaksin di tiap terminal. Ini dilakukan agar masyarakat yang hendak melakukan perjalanan dan belum divaksin bisa segera mendapatkan vaksin di tempat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.