Honda Melempem di MotoGP 2021, Belum Ada Pebalap Masuk 10 Besar

Kompas.com - 26/08/2021, 07:42 WIB
Marc Marquez saat balapan pada MotoGP Styria 2021. (Photo by JOE KLAMAR / AFP) JOE KLAMARMarc Marquez saat balapan pada MotoGP Styria 2021. (Photo by JOE KLAMAR / AFP)

SILVERSTONE, KOMPAS.com - MotoGP 2021 sudah berjalan sebanyak 11 seri. Tidak ada satu pun dari empat pebalap Honda baik tim pabrikan dan satelit yang masuk 10 besar klasemen sementara.

Musim ini Honda hanya menang satu kali, dipersembahkan Marc Marquez di GP Jerman. Raihan buruk ini merupakan rentetan dari musim lalu saat Marc absen satu tahun penyembuhan lengan kanan.

Baca juga: Bahaya, Jangan Berada di Belakang Truk yang Sedang Diam

Takeo Yokoyama, Manajer Teknis Honda mengatakan, ada yang salah pada motor Honda RC213V. Terutama memaksimalkan peran roda belakang.

Takeo YokoyamaFoto: Tuttomotoriweb.it/Getty Images Takeo Yokoyama

“Bagian pertama musim 2021 tentu sulit. Bukan itu yang kita inginkan. Karena kami adalah Honda, tujuan kami selalu berada di atas, di mana kami dulu berada di masa lalu,” katanya mengutip Tuttomotoriweb, Rabu (25/8/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat ini Marc merupakan pebalap Honda terbaik dan menempati posisi ke-11 dengan 59 poin. Disusul tempat ke-12 pebalap LCR Honda Takaaki Nakagami, dan rekan setimnya Alex Marquez di urutan ke-14.

Pebalap pendatang baru Repsol Honda Pol Espargaró yang sebelumnya digadang bakal membawa penyegaran di tim kini berada di posisi ke-15 dengan 41 poin.

“Jelas kami punya masalah. Kami berada di belakang yang lain, saya pikir itu lebih dari jelas,” kata Yokoyama.

Baca juga: Diskon MPV Murah di Yogya, Xenia Rp 17 Jutaan, Ertiga Rp 14 Jutaan

Takaaki NakagamiTwitter/@takanakagami30 Takaaki Nakagami

“Sebenarnya apa masalahnya? Saya masih berpikir masalah terbesar kami adalah memaksimalkan ban belakang yang diperkenalkan Michelin tahun lalu,” katanya.

Para insinyur Honda Jepang sedang bekerja untuk membuat perbaikan pada motor musim ini, tetapi berbagai solusi yang dicoba sejauh ini tidak memiliki efek yang diharapkan.

“Apa yang bisa saya katakan, kami terus bekerja dan kami membawa sesuatu yang baru untuk setiap balapan, terkadang perangkat keras, terkadang sesuatu dalam elektronik atau bahkan sesuatu dalam gaya balap," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.