Ini Arti dari Nomor Pintu Bus PO ALS

Kompas.com - 08/08/2021, 07:21 WIB
Bus AKAP PO ALS Instagram/pt.antarlintassumateraBus AKAP PO ALS

JAKARTA, KOMPAS.comPO bus Antar Lintas Sumatera (ALS) bisa dibilang operator bus yang terkenal di Indonesia. PO bus yang berasal dari Kotanopan, Sumatera Utara ini memiliki berbagai trayek, mulai dari sekitar Sumatera, sampai ke Pulau Jawa.

PO dengan warna khas hijau ini juga bisa dibilang unik. Hal ini dikarenakan armadanya tidak dimiliki oleh satu orang saja, melainkan orang lain yang masih dalam satu keluarga besar pun memiliki beberapa unit bus.

Untuk mengetahui bus milik siapa, bisa dilihat dari nomor pintu yang ada di sisi pengemudi dan pintu penumpang depan. Nomor ini menjadi identitas dari siapa pemilik unit bus tersebut.

Baca juga: Hadiah Terbaru buat Greysia dan Apriyani, Dapat City Hatchback

Bus AKAP baru PO ALSInstagram/pt.antarlintassumatera Bus AKAP baru PO ALS

Anggota Forum Bismania Indonesia, Asrul Arifin Siregar mengatakan, untuk mengetahui siapa pemilik armadanya, bisa dilihat dari nomor yang ada dibelakang atau ujung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Nomor ujung 1 sekarang direksi PO ALS, bapak Chandra Lubis. Nomor ujung 2 sudah vakum lama, ujung 5 milik Japayarko, 7 Raja Ali Lubis dan 8 milik Abdul Wahab Lubis. Cuma kalau sekarang rata-rata sudah generasi kedua yang pegang,” ucap Asrul kepada Kompas.com belum lama ini.

Namun sekarang, pemilik dari unit bus PO ALS ini juga sudah diturunkan ke anak maupun cucu dari pemiliknya. Jadi nomor pintu bus PO ALS saat ini bisa dibilang acak, karena jumlah bus juga terus bertambah.

Baca juga: Berburu Toyota Kijang Innova Diesel Bekas di Bawah Rp 200 Jutaan

“Misalnya seperti nomor ujung 9 milik keluarga Nursewan, karena sekarang sudah dipegang ayah saya, seiring bertambahnya armada, nomor pintu ujung 20, 63 dan 86 juga ada,” ucap Sewan Delrizal Lubis, generasi ketiga dari salah satu pemilik armada PO ALS.

Sewan mengatakan, ayahnya memiliki armada dengan nomor ujung 9 (19,119,219 dan seterusnya), ada juga ujung 20 (20,120,220 dan seterusnya), ujung 6 seperti 286 dan 386, juga ada ujung 3 (163 dan 263). Sehingga bisa terlihat kalau nomor pintu saat ini sudah acak.

Sedangkan untuk angka yang ada di depan nomor ujung, hanya sebagai penomoran saja. Sehingga bisa membedakan unitnya yang mana. Untuk mengidentifikasi pemiliknya, bisa melihat dua atau satu nomor yang ada di ujung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.