Kompas.com - 07/08/2021, 11:22 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Oli mesin merupakan bagian penting dari sepeda motor yang menjaga kinerja mesin. Fungsinya sebagai pelumas komponen dalam mesin, mencegah korosi, hingga kebersihan mesin motor.

Karena memagang peran penting pada sepeda motor, kondisi oli juga harus diperhatikan dan jangan sampai kehabisan.

Baca juga: Hasil FP1 MotoGP Styria; Nakagami Tercepat, Pedrosa 10 Besar, Rossi ke 15

Mesin sepeda motor yang mengalami kekurangan pelumasan tentu saja akan mudah rusak dan berpengaruh terhadap performa motor.

Feri Firmansyah selaku mekanik bengkel Bandit Racing Engines di Sukoharjo, Jawa Tengah mengatakan, ada beberapa hal yang menyebabkan oli mesin lebih cepat habis.

Ganti Oli MotorFoto: Rideapart Ganti Oli Motor

"Kalau oli mesin cepat habis dari biasanya itu ada beberapa faktor kemungkinan, bisa karena ada bagian yang mengalami kebocoran atau kerusakan, bisa juga karena penggunaan motor yang tidak wajar," kata Feri kepada Kompas.com belum lama ini.

Baca juga: Resmi, Valentino Rossi Umumkan Pensiun

Berikut adalah beberapa kemungkinan yang mengakibatkan oli mesin motor cepat habis dari motor lainnya yang sejenis.

Ada kebocoran seal oli
Kebocoran pada seal oli bisa disebabkan oleh pengisian oli yang melebihi kapasitas dan juga umur dari seal oli itu sendiri. Kebocoran oli bisa saja masuk ke ruang bakar sehingga knalpot mengeluarkan asap putih.

Ada Kerusakan pada ring piston
Komponen ini terletak di dalam mesin dan bisa mengalami kerusakan seperti tergores, aus, dan kotor. Kerapatan ring piston berfungsi untuk mencegah kebocoran kompresi dan oli di antara celah piston dengan dinding silinder.

Cek oli motorOtomotifzone.com Cek oli motor

Jika ada kerusakan pada ring piston yang kendur, maka udara dapat masuk ke ruang oli. Hal ini akan menyebabkan kompresi mesin menurun dan membuat kerja mesin menjadi tidak optimal.

Oli mesin jarang ganti
Perlu diketahui, oli mesin pada kendaraan juga dapat mengalami penguapan akibat panas dari mesin. Jika tidak sering diganti maka oli akan habis dengan sendirinya dan mesin tidak dapat terlumasi dengan sempurna. Akibatnya mesin motor dapat mengalami kerusakan.

Baca juga: Pensiun Setelah 26 Musim, Valentino Rossi Menorehkan Segudang Prestasi

Penggunaan oli yang tidak sesuai spesifikasi
Spesifikasi oli mesin pada setiap motor berbeda, salah satu yang membedakan yakni tingkat kekentalan oli. Sebaiknya gunakan oli mesin dengan tingkat kekentalan yang sesuai deng spesifikasi motor. Spesifikasi oli motor dapat dilihat di buku panduan pemilik kendaraan.

Pemakaian yang tidak wajar
Penggunaan motor yang ugal-ugalan dan sering memaksakan mesin dengan rpm tinggi akan membuat mesin cepat panas. Dengan mesin yang panas otomatis penguapan oli mesin juga akan lebih cepat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.