[POPULER OTOMOTIF] Bukan karena Rossi, ini Alasan Ducati Mau Gandeng Tim VR46 di MotoGP | Ini Tarif Terbaru Bus Damri Trayek Jabodetabek-Bandar Lampung

Kompas.com - 26/06/2021, 06:32 WIB
Ban pecah akibat injak botol isi air keras Ban pecah akibat injak botol isi air keras

4. Pabrik Hyundai Rampung Akhir 2021, Kapasitas 250.000 Unit per Tahun

Meningkatnya tren penggunaan electric vehicle (EV) secara global, jadi salah satu alasan kenapa Hyundai melakukan investasi di Tanah Air.

Komitmen PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) terhadap elektrifikasi ditunjukkan melalui kehadiran dua produk mobil listrik sejak 2020, yakni lewat Kona EV yang dihargai Rp 697 juta dan Ioniq yang dijual mulai Rp 637 juta.

Makmur, Chief Operating Officer HMID, mengatakan, ke depannya Hyundai juga telah siap mengoperasikan pabrik untuk memenuhi kebutuhan domestik maupun ekspor.

“Komitmen kami selanjutnya, kami sudah investasi di Indonesia sebensar 1,5 miliar dolar AS, jadi kami akan beroperasi di pabrik kami akhir 2021,” ujar Makmur, dalam webinar Prospek dan Tantangan Industri Baterai Nasional yang disiarkan Youtube UI Teve (24/6/2021).

Baca juga: Pabrik Hyundai Rampung Akhir 2021, Kapasitas 250.000 Unit per Tahun

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

5. Sudah Tahu, Penyebab Utama Ban Pecah Saat Hantam Lubang

Jalanan di Indonesia bisa dibilang masih ada yang berlubang. Bahkan di jalan tol yang relatif mulus, tetap harus berhati-hati karena ada juga bagian yang berlubang.

Lubang yang ada di jalan tol bisa menjadi dalang dari ban mobil pecah. Namun sebenarnya, ada satu faktor utama yang bisa membuat ban pecah bahkan pelek retak saat menabrak lubang, yaitu tekanan udara yang rendah.

On Vehicle Test Manager PT Gajah Tunggal Tbk. Zulpata Zainal mengatakan, tekanan ban yang di bawah standar rekomendasi pabrikan bisa membuat ban pecah ketika bertemu jalan berlubang.

“Ban dengan tekanan udara yang kurang saat menumbur lubang akan terjadi istilahnya shock burst, shock cord braking up (CBU). Pelek sudah pasti bisa retak, bahkan bisa terbelah dua dan bannya malah baik-baik saja,” ucap Zulpata kepada Kompas.com, belum lama ini.

Baca juga: Sudah Tahu, Penyebab Utama Ban Pecah Saat Hantam Lubang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.