Sean Gelael dan JOTA Siap Hadapi Tantangan 8 Jam Portimao

Kompas.com - 11/06/2021, 07:42 WIB
Sean Gelael dan para rekannya di tim JOTA, Stoffel Vandoorne serta Tom Blomqvist, bakal memulai FIA World Endurance Championship (WEC) kelas LMP2 di Sirkuit Spa-Franchorchamps, Belgia, Sabtu (1/5/2021), di peringkat keenam. JOTA/Drew GibsonSean Gelael dan para rekannya di tim JOTA, Stoffel Vandoorne serta Tom Blomqvist, bakal memulai FIA World Endurance Championship (WEC) kelas LMP2 di Sirkuit Spa-Franchorchamps, Belgia, Sabtu (1/5/2021), di peringkat keenam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Seri kedua FIA World Endurance Championship (WEC) akan digelar di Sirkuit Portimao, Portugal, akhir pekan ini. Kali ini, Sean Gelael dan tim JOTA akan hadapi tantangan yang berbeda dari seri sebelumnya.

Tim JOTA #28 tetap fokus untuk meraih hasil positf di kelas LMP2. Komposisi JOTA #28 masih diisi dengan Sean Gelael, Stoffel Vandoorne (Belgia), dan Tom Blomqvist (Inggris). Tapi di kubu lawan ada yang berubah, walau ada juga yang sama.

Baca juga: Mobil Belum Ideal, Sean Gelael dan Tim Berhasil Naik Podium di WEC

Dari sesama garasi, JOTA #38 juga masih diisi dengan trio Antonio Felix da Costa, Anthony Davidson, dan Roberto Gonzalez. Ketiga pebalap tersebut adalah pesaing langsung JOTA #28 dalam perebutan posisi runner-up di seri pertama.

Sean Gelael JOTA #28Foto: JOTA #28 Sean Gelael JOTA #28

Tim pemenang seri sebelumnya, United Autosports USA, kehilangan pebalap terbaiknya, yakni Filipe Albuquerque. Tapi, penggantinya juga bukan sembarangan, Paul di Resta, yang merupakan jebolan Formula 1 (F1).

Bila di Belgia kubu G-Drive menurunkan dua tim, di Portugal ini keduanya absen sama sekali. Tim tersebut baru saja memenangi kelas LMP2 European Le Mans Series di Paul Ricard, Prancis (6/6).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Sean Gelael Target Podium di WEC Spa-Francorchamps

Secara umum, peserta kelas LMP2 memang berkurang cukup banyak, dari 17 di Belgia menjadi 11 di Portugal. Akan tetapi, bukan berarti kans JOTA #28 kembali naik podium bakal mudah.

Sean Gelael JOTA #28Foto: JOTA #28 Sean Gelael JOTA #28

"Balapan 8 jam itu sendiri bukan hal mudah. Apalagi trek Portimao juga tergolong roller-coaster, karena konturnya yang turun-naik terus menerus dari Tikungan 1 sampai belokan terakhir. Konsentrasi jadi kunci utama di sini karena balapannya panjang," ujar Sean, dalam keterangan resminya.

Bagi Sean, Stoffel, dan Tom, siapa pun yang ada di kubu lawan, semua adalah lawan berat. Berkaca dari hasil di Belgia, kesalahan kecil bisa membuyarkan impian meraih hasil bagus walau sudah di depan mata.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.