Cara Sederhana Kembalikan Performa Mobil Bekas Tanpa Turun Mesin

Kompas.com - 04/06/2021, 13:02 WIB
Gerakan pemblokiran jalan pada Rabu (17/2/2021), pengunjuk rasa berpura-pura mesin mobil mereka rusak di jalan-jalan utama di Yangon, Myanmar @soezeya via TwitterGerakan pemblokiran jalan pada Rabu (17/2/2021), pengunjuk rasa berpura-pura mesin mobil mereka rusak di jalan-jalan utama di Yangon, Myanmar

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada umumnya, langkah pertama yang dilakukan oleh pembeli mobil bekas ialah mendatangi bengkel resmi atau langganan untuk dicek secara menyeluruh dan dilakukan perbaikan.

Cara tersebut penting dalam upaya mengembalikan performa dan efisiensi bahan bakar minyak (BBM) kembali sedia kala. Sehingga, mobil dapat aman serta nyaman digunakan.

Hanya saja, dalam upaya mencapai hal itu ada syarat utama yang harus dipenuhi, yakni kondisi mesin masih sehat dengan kompresi silinder sesuai spesifikasi, tanpa ada kebocoran.

Baca juga: Apakah Benar Engine Brake Motor Matik Tidak Ada

Ilustrasi penggantian oli atau pelumas mesin mobil.Agung Kurniawan Ilustrasi penggantian oli atau pelumas mesin mobil.

"Jadi perbaikannya masih bagus, tidak harus overhaul atau turun mesin," kata Imam Choiri alias Apre, pemilik bengkel AP Speed kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Menurut dia, jika kondisi mesin masih sehat, cara mengembalikan performa terbilang sederhana karena hanya melakukan penyegaran di sektor pengapian, pasokan BBM, penyalur daya, dan kaki-kaki saja.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pertama, Anda harus memperhatikan busi. Tak ada salahnya untuk mengganti semua busi agar bisa kembali memercikkan api dengan sempurna.

Kemudian saringan udara, harus dipastikan bersih supaya udara yang masuk tidak mengalami hambatan.

“Pada mobil dengan sistem bahan bakar injeksi, lakukanlah pembersihan injektor. Injektor yang tersumbat kotoran bisa membuat kinerja mesin tersendat," ujar Apre.

Baca juga: Ini yang Wajib Diperhatikan Sebelum Beli Mobil Bekas

Ilustrasi mobil bekas di Suzuki Auto Value.DOK. SUZUKI Ilustrasi mobil bekas di Suzuki Auto Value.

“Kalau pembakaran tidak sempurna, maka yang terjadi tenaga yang dihasilkan berkurang dan emisi yang dihasilkan ikut meningkat,” katanya.

Pemilik juga jangan lupa untuk melakukan pengecekkan kaki-kaki pada mobil, khususnya bearing. Kalau sudah aus atau tidak bisa bergulir dengan lancar, bisa menghambat laju.

"Lakukan spooring supaya kestabilan mobil menjadi lebih baik dan membuat tingkat keausan ban lebih merata," kata Apre lagi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.