Motor Masih Sering Masuk Tol, Pengawasan Mesti Lebih Variatif

Kompas.com - 31/05/2021, 08:42 WIB
Pengendara motor masuk jalan tol instagram.com/jabodetabek.terkiniPengendara motor masuk jalan tol

JAKARTA, KOMPAS.com - Kejadian pengendara sepeda motor masuk ke dalam jalan tol sudah berulang kali terjadi. 

Dalam video yang diunggah akun Instagram Jabodetabek Terkini, terlihat seorang pengendara motor melintas di Jalan Tol Jagorawi KM 9 arah Bogor, pukul 15.00 WIB, Minggu (30/5/2021).

Baca juga: Hasil Klasemen Sementara Moto2, Remy Gardner Masih Teratas

Budiyanto, pemerhati masalah transportasi mengatakan, ada beberapa alasan mengapa masih sering terjadi pemotor masuk tol, salah satunya yaitu pemotor memanfaatkan titik lemah pengawasan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Jabodetabek Terkini (@jabodetabek.terkini)

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mereka masuk pada pintu-pintu keluar dengan cara melawan arus. Kedua terjebak masuk dalam jalan tol karena tidak atau kurang paham terhadap rambu-rambu petunjuk atau perintah dan larangan," katanya.

Alasan lain kata Budiyanto ialah terjebak kemacetan di luar jalan tol sehingga akhirnya masuk tol. Dampak curah hujan dan adanya genangan air di luar jalan tol, serta memanfaatkan titik lemah pengawasan.

Untuk alasan yang terakhir tersebut kata Budiyanto, diperlukan antisipasi dan cara-cara pengawasan yang lebih variatif untuk mencegah motor masuk tol.

Baca juga: Simak Teknik Mengerem Motor yang Aman di Jalan Licin

"Motor bisa masuk dalam jalan tol dapat diantisipasi dengan cara-cara pengawasan yang bervariasi dengan cara melakukan penjagaan dan pantauan pada titik-titik rawan yang mana motor bisa masuk," katanya.

pengendara motor masuk tolinstagram.com/kompas.otomotif pengendara motor masuk tol

"Patroli secara periodik, memanfaatkan teknologi CCTV dengan control room, penegakan hukum dengan tegas, dan melakukan kegiatan preemtif dan preventif," kata Budiyanto.

Mantan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya ini mengatakan, motor dilarang masuk ke jalan tol dengan alasan apapun kecuali diperbolehkan.

"Alasan apapun sangat membahayakan keselamatan baik diri sendiri maupun orang lain. Kemudian dari peraturan itu merupakan pelanggaran lalu lintas dan angkutan jalan," katanya.

Jika melanggar dapat dikenai berbagai pasal.

"Dapat dikenakan Pasal 287 tentang pelanggaran rambu- rambu atau apabila ada pertimbangan lain yang membahayakan keselamatan jiwa dan barang dapat dikenakan pasal 311 UU No 22 tahun 2009 tentang LLAJ," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.