Kompas.com - 25/05/2021, 12:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sampai saat ini masih banyak pemilik kendaraan yang masih kebingungan mengenai boleh tidaknya mencampur udara biasa dengan nitrogen pada ban kendaraan.

Ada yang beranggapan bisa berdampak buruk ada pula yang menilainya biasa saja.

Lantas, anggapan mana yang yang benar?

Menganggapi hal ini, On Vehicle Test PT Gajah Tunggal Tbk, Zulpata Zainal menjelaskan, bahwa sebenarnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan mencampur udara biasa dengan nitrogen.

Baca juga: Skutik Adventure, Pilih Honda Beat Street atau Suzuki Nex Crossover

“Tidak masalah dicampur, boleh saja. Karena intinya sama-sama untuk tekanan udara. Efek buruknya saat dicampur hanya kandungan nitrogen murninya akan berkurang, itu saja tidak sampai merusak,” ujar Zulpata kepada Kompas.com, Minggu (23/5/2021).

Zulpata melanjutkan, udara bebas yang ada disekeliling kita dan kita hirup hampir 90 persen adalah nitrogen.

Akan tetapi bila ditanya soal kualitas, nitrogen memang lebih baik dibandingkan udara biasa.

Ilustrasi berkendara jarak jauh atau touringDok. DAM Ilustrasi berkendara jarak jauh atau touring

Ia pun menjelaskan keuntungan yang didapat mengisi tekanan udara dengan nitrogen. Pertama dari efek kestabilan suhu udara saat berkendara perjalanan jarak jauh yang lebih baik dari udara biasa, selain itu juga dari daya tahan nitgrogen di dalam ban.

“Peningkatan suhu pada nitrogen lebih lambat dari udara biasa, jadi tidak cepat panas saat melakukan perjalanan jauh,” kata dia.

Baca juga: Skutik Adventure, Pilih Honda Beat Street atau Suzuki Nex Crossover

Selain itu, bila mobil tidak digunakan untuk jangka waktu yang lama, kandungan udara pada ban yang menggunakan nitrogen akan lebih sedikit berkurangnya dibandingkan mengisi ban dengan udara biasa.

Nitrogen itu memiliki butiran udara yang lebih besar dari udara biasa. Maka dari itu, pengurangan melalui permukaan karet akan lebih sulit dibandingkan udara biasa, yang membuat tekanan udara pada roda lebih stabil,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.