Jangan Langsung Diganti, Begini Cara Menghilangkan Flat Spot pada Ban Mobil

Kompas.com - 25/05/2021, 08:12 WIB
Ilustrasi ban flat spot cowest.netIlustrasi ban flat spot

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak yang beranggapan mobil yang jarang digunakan akan lebih awet dan bebas dari perawatan.

Padahal, pada kenyataannya kendaraan yang terparkir lama di rumah, bisa menimbulkan kerusakan pada salah satu komponen, seperti ban mengalami flat spot.

Biasanya, flat spot disebabkan oleh beban mobil yang menimpa ban di satu sisi secara terus menerus. Kondisi itu membuat bagian ban bersinggungan langsung dengan permukaan lantai atau aspal menjadi tertekan hingga terkikis dengan sendirinya.

Baca juga: Truk Terbakar di Tol, Ini Pentingnya Kelengkapan APAR di Kendaraan

Jika hal itu sudah terjadi, biasanya ban akan terasa ganjal dan ada getaran saat berkendara.

Lantas bisakah memperbaiki flat spot pada mobil tanpa harus mengganti dengan ban baru?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

On Vehicle Test (OVT) Manager PT Gajah Tungga Tbk Zulpata Zainal mengatakan, jika flat spot pada ban belum terlalu parah, bisa saja diperbaiki dengan catatan lapisan telapak ban belum tertekuk parah.

Perhatikan isi garasi, khususnya mobil Anda. Periksa tekanan udara ban mobil Anda dan sesuaikan dengan ketentuan yang biasa diletakkan di pintu mobil. Ban dengan isi yang ideal mampu menghemat penggunaan bahan bakar.huffingtonpost.com Perhatikan isi garasi, khususnya mobil Anda. Periksa tekanan udara ban mobil Anda dan sesuaikan dengan ketentuan yang biasa diletakkan di pintu mobil. Ban dengan isi yang ideal mampu menghemat penggunaan bahan bakar.

“Kalau belum terlalu parah, lama-lama flat spot akan kembali normal. Caranya, isi udara pada ban sampai 44 psi, lalu jalankan beberapa saat. Namun jika tidak mempan, berarti lapisan bajanya sudah rusak,” ujar Zulpata saat dihubungi Kompas.com, Minggu (23/5/2021).

Zulpata melanjutkan, untuk tekanan angin bisa disesuaikan dengan yang direkomendasikan pabrikan mobil, biasanya tertera pada pilar pintu pengemudi.

Namun, ada salah satu kondisi dimana flat spot pada ban mobil sudah tidak bisa diperbaiki dan sebaiknya segera diganti dengan ban baru.

Baca juga: Begini Cara Mengisi Air Radiator Mobil yang Benar

Flat spot yang disebabkan akibat panic brake di rem yang bukan ABS tidak dapat diperbaiki. Sebab sudah membuat keausan ban setempat di bagian telapak ban, biasanya di roda depan,” ucapnya.

Tetapi, jika pemilik mobil merasa tidak nyaman dengan adanya getaran karena flat spot pada ban, Zulpata menyarankan lebih baik mengganti dengan yang baru.

“Sebetulnya flat spot tidak akan menimbulkan masalah selain getaran tadi, apalagi sampai meledak. Kecuali, ketika berjalan menubruk benda keras atau tajam dan tekanan udaranya kurang,” kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.