Mau Ganti Ban, Lebih Baik Berdasarkan Masa Pakai atau Kondisi Fisik?

Kompas.com - 25/05/2021, 07:12 WIB
Ilustrasi pemeriksaan ban mobil. ShutterstockIlustrasi pemeriksaan ban mobil.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ban merupakan salah satu komponen yang penting dalam kendaraan, sebab berhubungan langsung dengan jalan.

Komponen yang termasuk fast moving ini juga memiliki usia pakai maksimum.

Sayangnya, tidak jarang pemilik kendaraan abai dengan tekanan angin ban, dan juga kondisi secara fisik. Padahal dampaknya bisa sangat fatal. Seperti kecelakaan yang sering diakibatkan oleh pecah ban atau kondisi yang sudah tipis.

Lantas kapan sebaiknya waktu yang tepat untuk mengganti ban mobil, berdasarkan usia pakai atau kondisi fisik ban itu sendiri?

Baca juga: Truk Terbakar di Tol, Ini Pentingnya Kelengkapan APAR di Kendaraan

On Vehicle Test PT Gajah Tunggal Tbk Zulpata Zainal mengatakan, kedua indikator tersebut sebenarnya bisa digunakan. Namun jika mobil jarang dipakai, pemilik kendaraan patut mengetahui jika ban juga mempunyai masa pakai.

Tidak serta merta mobil yang jarang jalan selama bertahun-tahun, tak perlu mengganti ban karena masih tebal. Sebab kondisi tersebut tentu akan berpengaruh pada kinerja ban.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kondisi ban mobil seorang mobil pemudik asal Tangerang yang meletus saat tengah melintas di ruas tol fungsional Batang-Semarang, Selasa (12/6/2018). Kompas.com/Alsadad Rudi Kondisi ban mobil seorang mobil pemudik asal Tangerang yang meletus saat tengah melintas di ruas tol fungsional Batang-Semarang, Selasa (12/6/2018).

“Ban harus diganti jika kondisi fisiknya sudah tidak layak. Misal sudah gundul, sobek, atau ada kerusakan di beberapa bagian yang memang tidak bisa diperbaiki lagi,” ujar Zulpata saat dihubungi Kompas.com, Minggu (23/5/2021).

Zulpata melanjutkan, kerusakan tersebut seperti bagian telapak ban yang sudah gembung, flat spot akibat panic brake, hingga keausan yang tidak rata dan sudah parah sehingga menimbulkan ketidaknyamanan saat berkendara.

Baca juga: Begini Cara Mengisi Air Radiator Mobil yang Benar

Namun, Menurut Zulpata, selama ban masih dalam kondisi baik tidak perlu melakukan penggantian.

“Tidak ada masalah dengan usia atau dengan waktu produksi ban, selama ban masih dalam kondisi baik tidak perlu melakukan penggantian,” kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.