Video Viral, Parkir Motor di Jalur Penyelamat Menantang Bahaya

Kompas.com - 19/05/2021, 08:22 WIB
Jalur Penyelamatan Semarang-Solo Jalur Penyelamatan Semarang-Solo

JAKARTA, KOMPAS.com - Media sosial diramaikan dengan unggahan warganet tentang sekelompok pengendara motor yang parkir di jalur penyelamat Subang, Jawa Barat.

Rekaman tersebut viral setelah diunggah oleh akun instagram @agoez_band4, Selasa (18/5/2021). Dalam video tersebut terlihat beberapa pengemudi motor yang memarkir kendarannya di jalur penyelamat.

Padahal, di lokasi tersebut terdapat imbauan larangan berhenti, parkir atau foto selfie di sepanjang jalur keselamatan. Sebab, hal itu berbahaya.

Baca juga: Kapan Kampas Rem Mobil Harus Diganti? Ini Cara Mengeceknya

Terkait hal ini, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana sangat menyayangkan sikap pengendara motor tersebut. Ia menegaskan, jalur penyelamatan memang kosong, tetapi itu bukan tempat untuk berhenti.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Agoez Bandz Official (@agoez_bandz4)

Jalur penyelamat itu merupakan tempat atau area titik tangkap kendaraan yang mengalami rem blong. Bahasa rem blong ini kan emergency (darurat). Artinya, tidak hanya kendaraan saja yang bermasalah tetapi pengemudi juga pasti panik. Sehingga dibutuhkan jalur yang clear, bebas dari objek-objek yang bisa menghambat proses penyelamatan,” ucap Sony saat dihubungi Kompas.com, Selasa (18/5/2021).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sony melanjutkan, di jalan tersebut sudah terpampang jelas imbauan yang bisa membantu mereka untuk mengambil keputusan yang benar dalam bersikap.

Baca juga: Berikut Proses Klaim Asuransi Kecelakaan ke Jasa Raharja

“Sayangnya, mereka hanya lihat, tapi tidak paham. Merasa sepi dan kosong, jadi dianggap aman. Padahal risiko bahayanya besar,” kata dia.

Menurut Sony, ketika area tersebut dijadikan sebagai tempat parkir, beristirahat, duduk-duduk, atau tempat foto, artinya sama saja dengan menjemput bahaya.

“Maka dari itu bijaksanalah dalam memilih area yang aman untuk berhenti, ingat bahwa jalur penyelamatan memang kosong tapi bukan tempat untuk berhenti,” ucap Sony.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X