Cegah Penyebaran Virus, Bersihkan Interior Mobil Usai Liburan

Kompas.com - 17/05/2021, 15:41 WIB
Ilustrasi Membersihkan Interior Mobil istIlustrasi Membersihkan Interior Mobil
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Lonjakkan arus lalu lintas masih kerap terjadi di beberapa ruas atau titik selama periode libur Lebaran 2021, meski pemerintah telah memutuskan untuk melarang serta membatasi mobilitas warga.

Satu diantaranya pada kawasan wisata tertentu dan ruas tol dalam kota yang sempat terjadi penumpukkan volume kendaraan bermotor. Bahkan dalam jam sibuk, arus lalu lintas macet.

Bagi Anda yang melakukan perjalanan selama libur, tidak ada salahnya untuk memperhatikan kembali kondisi kebersihan interior. Sebab, hal ini bisa juga menekan penyebaran virus.

Baca juga: SIM Habis saat Lebaran, Dispensasi Bisa Perpanjang Mulai Hari Ini

Interior mobil (Dok. Mitsubishi Motors Indonesia) Interior mobil

Stefanus Yoga, pemilik Detailworks Motospa di Bintaro, Jakarta Selatan, mengatakan, virus dan beragam kotoran bisa bertahan lama jika interior mobil jarang dibersihkan.

“Pertama-tama bisa dimulai dengan membuang seluruh sampah atau menurunkan barang yang tidak terpakai di mobil,” ucap Yoga, kepada Kompas.com belum lama ini.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika sudah tidak ada sampah, pemilik bisa menyedot debu-debu yang ada di interior menggunakan vacuum cleaner. Lakukan mulai dari selip-selipan di dasbor, kisi-kisi AC, cup holder, door trim, jok, sampai karpet.

Yoga juga menyarankan untuk menyiapkan berbagai pembersih interior. Jika interior dari bahan kulit, gunakan cairan pembersih khusus kulit, serta lap microfiber.

Baca juga: Arus Balik Libur Lebaran, Simak 12 Pos Pemeriksaan di Jadetabek

Bersihkan bagian-bagian interior mobil, penting untuk kesehatan.Stanly/Otomania Bersihkan bagian-bagian interior mobil, penting untuk kesehatan.

“Semprotkan cairan pembersih, lalu lap secara memutar ke bagian-bagian di interior. Kalau kotoran agak susah dibersihkan bisa gunakan sikat,” katanya.

Tapi ingat, jangan pakai cairan disinfektan untuk interior yang berbahan kulit karena bisa merusaknya. Sementara khusus interior berbahan fabric termasuk plafon, sebaiknya jangan pula dibersihkan dengan sikat.

“Paling efektif pakai cairan khusus fabric cleaner, bentuknya foam, lebih cepat mengangkat kotoran dan mudah dibersihkan,” ucap Yoga.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X