Terminal Tirtonadi Solo Tetap Beroperasi Meski Ada Larangan Mudik

Kompas.com - 02/05/2021, 04:01 WIB
Terminal Tipe A Tirtonadi Solo, Jawa Tengah, Rabu (22/5/2019). KOMPAS.com/LABIB ZAMANITerminal Tipe A Tirtonadi Solo, Jawa Tengah, Rabu (22/5/2019).
|

SOLO, KOMPAS.com - Terminal Tirtonadi Solo, Jawa Tengah, akan tetap beroperasi pada saat larangan mudik lebaran pada 6-17 Mei 2021.

Hal ini dikarenakan Terminal Tirtonadi masih harus melayani kedatangan, atau keberangkatan bagi orang dengan perjalanan nonmudik dan angkutan lokal.

"Kami terminal tetap buka, untuk melayani khususnya yang zonasi Solo Raya dan juga pelaku perjalanan lain dari luar provinsi dengan syarat protokol kesehatan yang ketat," ucap Kepala Terminal Tirtonadi Solo, Joko Sutriyanto kepada Kompas.com, saat ditemui belum lama ini.

Baca juga: Masih Sering Terjadi, Salah Keluar Pintu Tol

Joko mengatakan, untuk melayani perjalanan masyarakat lokal yang melakukan perjalanan pada saat larangan mudik, maka terminal akan tetap beroperasi.

Solo sendiri merupakan salah satu daerah aglomerasi yang boleh diadakanya perjalanan lokal.

Seorang penumpang melakukan pemeriksaan GeNose di Terminal Tipe A Tirtonadi Solo, Jawa Tengah, Senin (12/4/2021).KOMPAS.com/LABIB ZAMANI Seorang penumpang melakukan pemeriksaan GeNose di Terminal Tipe A Tirtonadi Solo, Jawa Tengah, Senin (12/4/2021).

"Tetap akan terus diadakan pengawasan bagi penumpang, harus mematuhi dan memenuhi protokol kesehatan yang sudah ditentukan oleh pemerintah dan pihak terminal," ucap Joko.

Salah satu protokol kesehatan yang dilakukan di Terminal Tirtonadi adalah pengadaan tes GeNose yang dilakukan oleh petugas terminal. Hal ini dilakukan dengan koordinasi oleh pihak Terminal dan gugus Covid-19 Surakarta.

Baca juga: Simak Harga Resmi Mobil Baru Toyota Raize di Surabaya

"Justru pada saat tanggal 6-17 itu kami akan membantu penumpang di Terminal untuk pengawasan orang yang lebih detail lagi, kita pro aktif. Jika nanti ada penumpang dari luar kota yang terkena kasus biar diselesaikan di terminal, jangan sampai pembawa virus tidak terdeteksi melaui terminal dan malah langsung ke tujuan," ucap Joko.

Bus AKAP di terminal Tirtonadi Solo, Jawa TengahArif Nugrahadi Bus AKAP di terminal Tirtonadi Solo, Jawa Tengah

Menurut Joko, jika pemutusan persebaran virus terjadi di terminal maka akan ada pihak yang siap membantu untuk menangani sehingga dapat dikendalikan persebarannya. Pihaknya juga sudah menyiapkan protokol jika nantinya ada pembawa virus di terminal.

Baca juga: Nmax yang Dipakai di MotoGP Buatan Indonesia

Berpengalaman pada tahun sebelumnya, Solo termasuk salah satu daerah pertama penyebaran Covid-19. Maka dari itu pihak Terminal sudah melakukan berbagai langkah antisipasi agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan seperti penyediaan ruang penanganan dan isolasi khusus.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X