Biar Tidak Kena Tipu, Begini Cara Deteksi Mobil Bekas Kecelakaan

Kompas.com - 28/04/2021, 07:12 WIB
Seorang pengunjung melihat deretan mobil bekas yang dipajang di bursa mobil Sriwedari, Solo, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (15/12/2019). Ari PurnomoSeorang pengunjung melihat deretan mobil bekas yang dipajang di bursa mobil Sriwedari, Solo, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (15/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi konsumen yang ingin mendapatkan mobil idaman dengan dana terbatas, membeli mobil bekas bisa menjadi jalan keluar.

Namun calon konsumen harus bisa memastikan kondisi mobil dalam keadaan baik, agar terhindar dari masalah yang dapat terjadi kemudian hari.

OtoSpector, penyedia jasa pemeriksaan mobil bekas, mengungkapkan salah satu pemeriksaan yang wajib dilakukan adalah apakah mobil bekas tersebut bekas kecelakaan atau tidak. Pemeriksaan ini yang jadi alasan pembeli memeriksa mobil bekas incaran mereka selain bekas banjir.

Baca juga: Jelang Lebaran, Skutik Honda di Surabaya Dapat Diskon Cicilan

Kebanykan calon konsumen ingin tahu apakah mobil ini sudah pernah diperbaiki besar-besaran atau tidak. Mereka khawatir masalah yang mungkin bisa timbul saat nanti digunakan.

CEO OtoSpector Jeffrey Andika mengatakan, ada beberapa poin yang perlu dilihat untuk menilai apakah mobil tersebut bekas kecelakaan atau tidak. Setidaknya ada tiga sisi yang perlu diperiksa, yaitu sisi depan, sisi samping, dan sisi belakang.

Mobil bekas di WTC Mangga DuaKOMPAS.com/Aprida Mega Nanda Mobil bekas di WTC Mangga Dua

“Untuk kecelakaan sisi depan, paling mudah dideteksi dari ruang mesin. Buka kap mesin, perhatikan tulang atau rangka mobil di ruang mesin semuanya masih bawaan pabrik tidak ada bekas dempulan, las, atau ketokan. Diperhatikan juga baut-baut masih orisinal tidak bekas dibuka,” ujar Jeffrey saat dihubungi Kompas.com, Selasa (27/4/2021).

Ilustrasi kecelakaan lalu lintas.iStock/Kwangmoozaa Ilustrasi kecelakaan lalu lintas.

Lebih lanjut lagi Jeffrey menjelaskan, untuk poin berikutnya yaitu sisi samping, bisa dilihat apakah ada bekas perbaikan pada pilar dan pintu mobil.

“Pastikan pintu masih presisi saat buka tutup dan masih orisinial bukan gantian” katanya.

Poin penting lainnya yang harus dilakukan untuk pengecekan adalah pada sisi belakang. Menurut Jeffrey, cara paling mudah dengan melihat ruang bagasi dan tempat ban serep.

Perhatikan, apakah ada bekas perbaikan di ruang bagasi. Jika ada perbaikan tandanya pernah terjadi tabrakan yang cukup besar hingga mengenai ruang bagasi.

Baca juga: Kebiasaan Sepele Ini Bikin Kopling Mobil Manual Cepat Habis

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X