Polisi Siapkan Road Blocker untuk Hentikan Aksi Balap Liar di Solo

Kompas.com - 26/04/2021, 08:42 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Belum lama ini, video aksi balap liar atau kebut-kebutan sepeda motor tersebar di media sosial. Kejadian tersebut terjadi di Kota Solo, Jawa Tengah, tepatnya jalan Slamet Riyadi.

Menanggapi situasi tersebut, Polresta Surakarta akan melakukan berbagai upaya untuk mencegah terjadinya balap liar dan perilaku kebut-kebutan di Solo.

Baca juga: Bukan Bentrok, Ini Penjelasan Kasus Ambulans Lawan Patwal

Polisi akan menyiapkan alat yang disebut dengan road blocker atau stinger spike system. Alat yang menyerupai ranjau paku besi yang berfungsi untuk memperlambat laju kendaraan bermotor.

(ilustrasi) balap liar masih marak terjadi jelang sahur.Kompas.com-Taufiqurrahman (ilustrasi) balap liar masih marak terjadi jelang sahur.

"Jadi kita sudah melakukan evaluasi, jadi ketika nanti kita temukan ada balapan liar kita akan gunakan road blocker. Alat ini kita gunakan untuk mengurangi pengejaran yang lebih beresiko," kata Kasatlantas Polresta Surakarta, Kompol Adhytiawarman Gautama Putra kepada Kompas.com, Minggu (25/4/2021).

Baca juga: Daftar Lelang Mobil Pelat Merah, Harga Awal Mulai Rp 15 Juta

Pelaku balap liar yang terkena road blocker akan segera dilakukan penindakan berupa penyitaan kendaraan bermotor dan hukuman sesuai aturan yang berlaku.

Aksi balap liar atau kebut-kebutan yang dilakukan di Solo, Jawa Tengah dinilai meresahkan dan membahayakan pengguna jalan lain, namun menurut Adhytia aksi tersebut kini sudah berkurang dan bahkan tidak ada lagi.

Razia knalpot racing menjelang malam natal dan tahun baru 2019, pengendara copot langsung di lokasiKOMPAS.Com Razia knalpot racing menjelang malam natal dan tahun baru 2019, pengendara copot langsung di lokasi

"Kalau balap liar sampai tadi malam kita melakukan operasi itu sudah tidak ada, namun masih ada beberapa orang yang melakukan freestyle di jalan raya dan menggunakan knalpot brong," ucap Adhytia.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.