Respon Jasa Marga Tangani Derek Liar yang Masih Berkeliaran

Kompas.com - 15/04/2021, 15:22 WIB
Tangkapan layar video viral disertai dengan narasi derek liar di Tol Jatiwaringin merajalela disebut meminta upah Rp 1,5 juta per mobil yang diderek. FACEBOOKTangkapan layar video viral disertai dengan narasi derek liar di Tol Jatiwaringin merajalela disebut meminta upah Rp 1,5 juta per mobil yang diderek.

JAKARTA, KOMPAS.com – Belum lama ini, tersebar video di Instagram Warung Jurnalis. Pada video tersebut, terlihat pengemudi truk yang dipaksa untuk menggunakan derek liar.

Berdasarkan informasi pada video yang beredar, oknum derek liar yang memaksa untuk menarik kendaran truk tersebut berada di sekitar Km 02-03 Jalan Tol Dalam Kota arah Jakarta, atau sebelum Gerbang Tol Halim. Diduga kejadian tersebut terjadi pada hari Rabu (14/4/2021).

Segera setelah informasi tersebut diketahui oleh petugas, Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) bersama dengan PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) selaku service provider pengoperasian jalan tol melakukan pengecekan ke lokasi kejadian.

Baca juga: Mengenal PO Nusantara, Bus dengan Ciri Khas Bodi Unik

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Warung Jurnalis (@warung_jurnalis)

 

Manager Area JMTO wilayah Tol Dalam Kota & Prof. Dr. Ir. Soedijatmo Bismark Purba mengatakan, setelah mendapatkan informasi terkait video tersebut, petugas kami langsung melakukan pengecekan ke lokasi kejadian.

“Namun ketika di tempat kejadian, tidak ditemukan lagi baik oknum derek liar, maupun pengemudi truk tersebut," ujarnya dalam siaran resmi yang Kompas.com terima, Kamis (15/4/2021).

Bismark juga menambahkan bahwa saat ini pihaknya sedang berkoordinasi dengan kepolisian, untuk penelusuran lebih lanjut terkait kejadian dimaksud.

Baca juga: Harga Yamaha 125Z Bekas Kini Tembus Rp 90 Juta

Upaya Pencegahan

Sebagai upaya pencegahan terhadap kejadian serupa, Jasa Marga bersama dengan Patroli Jalan Raya (PJR) melakukan pengawasan rutin terhadap derek liar di jalan tol.

Kemudian memasang rambu hanya derek resmi yang boleh beroperasi di jalan tol Jasa Marga pada akses masuk jalan tol.

Kemudian berkoordinasi dengan pihak Kepolisian setempat untuk proses penegakan hukum jika terbukti ditemukan pelanggaran oleh oknum derek liar.

Jasa Marga terus berupaya memberikan pelayanan kepada pengguna jalan agar senantiasa merasa aman dan nyaman saat melintasi jalan tol yang dikelolanya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X