Alasan Kenapa Ban Vulkanisir Hanya untuk Kendaraan Niaga

Kompas.com - 07/04/2021, 11:12 WIB
vulkanisir ban transportasi.covulkanisir ban

JAKARTA, KOMPAS.com - Ban vulkanisir merupakan ban yang tapaknya dilapisi ulang karena permukaan tapak sebelumnya sudah gundul. 

Akan tetapi, vulkanisir tidak bisa dilakukan pada semua jenis ban. Hanya ban dengan kode regroovable saja yang direkomendasikan untuk dilakukan vulkanisir.

Selain itu, casing ban harus masih kuat untuk dilakukan proses vulkanisir. Ban dengan kode regroovable sendiri bisa ditemui pada kendaraan-kendaraan niaga seperti bus dan truk.

Proses vulkanisir dilakukan karena dapat menghemat biaya dan mengurangi sampah ban. Meski tapak ban sudah gundul, jika casing ban masih kuat maka masih dapat digunakan kembali.

Baca juga: Plus Minus Tekanan Udara Kurang dan Berlebih pada Ban Truk

Kode regroovable pada ban yang bisa divulkanisir.touringonline.wordpress.com Kode regroovable pada ban yang bisa divulkanisir.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lalu, mengapa vulkanisir ban hanya dilakukan pada ban kendaraan niaga? Apakah ban mobil pribadi tidak diperbolehkan untuk divulkanisir?

Bambang Widjanarko selaku Tire & Rim Consultant dan Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Jawa Tengah dan DIY menjelaskan, sebenarnya bisa saja ban untuk kendaraan pribadi divulkanisir. Namun kendaraan pribadi lebih baik menggunakan ban baru jika tapak ban lama sudah gundul.

"Sebenarnya untuk ban passenger car boleh saja divulkanisir, tapi tidak menguntungkan dan tidak umum. Kan ban kendaraan pribadi harganya lebih murah. Selain itu kecepatan kendaraan pribadi umumnya lebih tinggi dari kendaraan niaga," kata Bambang saat dihubungi Kompas.com pada Selasa (6/4/2021).

Selama kondisi ban yang akan divulkanisir belum sampai di bawah indikator TWI (Tread Wear Indicator), ban aman untuk divulkanisir. Ini supaya tidak sampai merusak kerangka casing ban.

Baca juga: Xpander Jadi Tulang Punggung Mitsubishi Selama Pandemi

Aturan ban yang diperbolehkan untuk divulkanisir. Terdapat batas minimal ketebalan yang harus terpenuhi agar ban bisa digunakan dengan aman.Bambang Widjanarko Aturan ban yang diperbolehkan untuk divulkanisir. Terdapat batas minimal ketebalan yang harus terpenuhi agar ban bisa digunakan dengan aman.

Yang tidak disarankan untuk ban kendaraan pribadi adalah pembatikan atau pengukiran alur ban. Ini karena ada batasan-batasan minimal yang harus terpenuhi untuk melakukan pembatikan ban.

Bambang menambahkan bahwa syarat-syarat seperti ketebalan minimal dan kedalaman kawat ban perlu ditetapkan agar ban yang alurnya telah dibatik bisa untuk digunakan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.