Toyota Pastikan Produksi Mobil Hybrid di Indonesia Mulai Tahun Depan

Kompas.com - 24/03/2021, 08:22 WIB
Logo Toyota PaultanLogo Toyota

JAKARTA, KOMPAS.com - Toyota Indonesia memastikan akan memulai proses produksi kendaraan bermotor dengan teknologi hibrida di dalam negeri tahun depan sebagai upaya mendukung program elektrifikasi nasional.

Dikatakan Wakil Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor Henry Tanoto, kini pihaknya tengah melakukan persiapan baik dari tingkat komponen lokal sampai teknologi serta riset pasar.

Meski demikian, ia belum ingin membocorkan waktu pasti peluncuran atau aktivitas tersebut. Begitu pun terkait produk perdana yang bakal dibenamkan teknologi hibrida.

Baca juga: Resmi, Toyota Pastikan Kuota GR Yaris di Indonesia Hanya 126 Unit

Perjalanan test drive jajaran mobil hybrid dan PHEV Toyota, dari Banyuwangi-Bali, 9-11 Oktober 2019.CUTENK Perjalanan test drive jajaran mobil hybrid dan PHEV Toyota, dari Banyuwangi-Bali, 9-11 Oktober 2019.

"Komitmen kita untuk melakukan local production kendaraan berjenis hybrid mulai 2022 sebagai salah satu strategi dalam elektrifiasi tetap. Kami juga lihat kemungkinan untuk ekspor," kata Henry dalam diskusi virtual, Selasa (23/3/2021).

Adapun alasan perseroan untuk memilih produksi mobil dengan teknologi hibrida lebih dahulu tak lepas dari penerimaan serta permintaan pasar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Henry, permintaan terhadap mobil sejenis hingga tahun lalu bisa mencapai 1.000 unit lebih. Capaian ini merupakan total penjualan dari seluruh model, yakni Camry Hybrid, C-HR Hybrid, Corolla Altis Hybrid, sampai Alphard Hybrid.

"Kita memiliki seluruh teknologi elektrifikasi dan so far acceptance paling tinggi ada di mobil hybrid. Mobil listrik murni (battery electric vehicle/BEV) yang dihadirkan dengan model Lexus cukup baik, tapi masih kalah," kata dia.

"Jumlah konsumen yang mengorder Lexus UX 300e lumayan, 12 unit," lanjut Henry.

Baca juga: Temui Prinsipal Toyota, Kemenperin Kantongi Janji Ekspor ke 100 Negara

Toyota bakal bangun pabrik perakitan baru di MeksikoLeftlanenews Toyota bakal bangun pabrik perakitan baru di Meksiko

Wacana Revisi PPnBM Kendaraan Listrik

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berencana untuk merubah skema tarif pengenaan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil listrik yang tertuang dalam PP 73/2019.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.