Pakai Stiker RFID, Bayar Tol Bisa Tanpa Setop dengan Kecepatan 60 Kpj

Kompas.com - 23/03/2021, 17:01 WIB
Komunitas Velozity ambil bagian dalam uji coba stiker RFID. Dok. VelozityKomunitas Velozity ambil bagian dalam uji coba stiker RFID.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Jasa Marga (Persero) tengah melakukan uji coba pembayaran tol dengan Radio Frequency Identification (RFID).

Dengan teknologi ini, pengguna jalan tol tidak perlu menyentuh bahkan berhenti saat melakukan transaksi.

Dwimawan Heru, Corporate Communication and Community Developemt Group Head PT Jasa Marga, membenarkan bila memang pihaknya sedang melakukan uji coba.

"Pemasangan stiker RFID di head lamp, memang video tersebut terjadi di wilayah Jasa Marga,” kata Heru, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (23/3/2021).

Baca juga: Mengenal PO Eka dan Mira, Lawan Berat PO Sumber Kencana

Tangkapan layar video disertai dengan narasi uji coba bayar tol menggunakan Radio Frequency Identification (RFID) sehingga pengguna jalan tidak perlu berhenti melakukan transaksi.FACEBOOK Tangkapan layar video disertai dengan narasi uji coba bayar tol menggunakan Radio Frequency Identification (RFID) sehingga pengguna jalan tidak perlu berhenti melakukan transaksi.

“Di mana kami sedang melakukan uji coba terbatas Let it Flo yang saat ini sedang dikembangkan PT Jasamarga Tollroad Operator, selaku Anak Perusahaan Jasa Marga," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam uji coba tersebut, Jasa Marga turut mengajak komunitas otomotif untuk merasakan langsung pengalaman membayar tol tanpa menyentuh. Salah satunya Veloz Communiity (Velozity).

Bambang Bangun Wibowo, Ketua Umum Velozity, mengatakan, pihaknya sudah melakukan uji coba pembayaran nirsentuh dengan stiker RFID di beberapa gerbang tol.

Baca juga: Avanza Anda Kena Recall, Begini Cara Mengetahuinya

Komunitas Velozity ambil bagian dalam uji coba stiker RFID.Dok. Velozity Komunitas Velozity ambil bagian dalam uji coba stiker RFID.

“Semua sukses, tidak ada kendala. Kami coba di kecepatan 30 kpj sampai 40 kpj aman, bisa sampai 60 kpj,” ujar Bambang, kepada Kompas.com (23/3/2021).

“Menurut saya teknologi RFID bahkan lebih sensitif dibandingkan teknologi OBU. Kalau dulu bahkan sampai harus berhenti, sekarang mau ngebut pun bisa,” katanya.

Bambang mengatakan, agar sensor RFID dapat membaca dengan benar, stiker harus dipasang di bagian depan mobil.

Baca juga: Polisi Tidak Boleh Merusak Knalpot Bising yang Kena Razia

Pemasangan stiker RFID di mobil komunitas untuk transaksi tol FLO Jasa MargaKOMUNITAS VELOZITY Pemasangan stiker RFID di mobil komunitas untuk transaksi tol FLO Jasa Marga

“Rekomendasi Jasa Marga di mika lampu depan, alasannya karena mika lampu jadi bagian yang paling depan dari mobil,” ucap Bambang.

“Terus kenapa di sebelah kanan? Karena sensor RFID ada di sebelah kanan jalan, sehingga akan lebih efektif,” tuturnya



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.