Pakai Stiker RFID, Komunitas Ungkap Plus Minus Bayar Tol Tanpa Setop

Kompas.com - 23/03/2021, 15:11 WIB
Pantauan Gerbang Tol Cibitung 7 Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Sabtu (20/2/2021) pukul 12.00 WIB Dok. Jasa MargaPantauan Gerbang Tol Cibitung 7 Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Sabtu (20/2/2021) pukul 12.00 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Jasa Marga (Persero) tampaknya sedang menguji coba sistem pembayaran nirsentuh menggunakan stiker Radio Frequency Identification (RFID).

Untuk diketahui, belakangan Jasa Marga memang dikabarkan akan menerapkan sistem pembayaran tanpa sentuh bernama “Let it Flo” atau yang dikenal FLO. Salah satu tujuannya, untuk mencegah antrean yang kerap terjadi di gerbang tol.

Beberapa komunitas otomotif, salah satunya Veloz Community (Velozity) ikut merasakan uji coba penggunaan bayar tol tanpa berhenti.

Baca juga: Mengenal PO Eka dan Mira, Lawan Berat PO Sumber Kencana

Pemasangan stiker RFID di mobil komunitas untuk transaksi tol FLO Jasa MargaKOMUNITAS VELOZITY Pemasangan stiker RFID di mobil komunitas untuk transaksi tol FLO Jasa Marga

Bambang Bangun Wibowo, Ketua Umum Velozity, mengatakan, uji coba tersebut berlangsung pada Sabtu (20/3/2021).

“Dari kami ada 8 unit yang uji coba di Tol Taman Mini dan Cililitan. Sambil pulang member Velozity mencoba lagi sejumlah gerbang tol di area Jabodetabek, semua sukses,” ujar Bambang, kepada Kompas.com (23/3/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski begitu, Bambang mengatakan belum semua gerbang tol menerima transaksi menggunakan stiker RFID. Menurutnya, hanya gerbang tol yang memiliki petunjuk FLO yang bisa.

Baca juga: Polisi Tidak Boleh Merusak Knalpot Bising yang Kena Razia

Tangkapan layar video disertai dengan narasi uji coba bayar tol menggunakan Radio Frequency Identification (RFID) sehingga pengguna jalan tidak perlu berhenti melakukan transaksi.FACEBOOK Tangkapan layar video disertai dengan narasi uji coba bayar tol menggunakan Radio Frequency Identification (RFID) sehingga pengguna jalan tidak perlu berhenti melakukan transaksi.

“Jadi untuk saat ini hanya gate tertentu, misal di gerbang tol Taman Mini ada 8 gate, hanya 1 gate yang menerima,” kata dia.

Bambang mengatakan, teknologi pembayaran tol dengan stiker RFID memiliki beberapa kelebihan dibandingkan sistem tapping.

“Kalau tapping kan makan waktu, terus ada kemungkinan kartu kita jatuh, pasti bikin macet di gerbang tol,” ucap Bambang.

“Selain itu pada musim pandemi seperti sekarang, pakai stiker RFID mengurangi risiko tertular Covid-19. Karena kita tidak perlu menyentuh mesin tapping, jendela juga tidak dibuka saat melewati gerbang tol,” tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.