Kenapa Beli Bensin Tidak Boleh Pakai Botol Plastik?

Kompas.com - 23/03/2021, 14:01 WIB
Petugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Saat membeli BBM di SPBU, konsumen biasanya dilarang untuk membeli bensin menggunakan botol plastik maupun jeriken plastik.

Pihak SPBU beralasan, wadah plastik tidak bisa tahan dan berbahaya bila diisi BBM.

Hal ini ada benarnya, sebab wadah plastik memang tak aman digunakan untuk membawa BBM. Apalagi jika disimpan di dalam mobil, tentu berpotensi menimbulkan kebakaran.

Tri Yuswidjajanto Zaenuri, ahli konversi energi dari Fakultas Teknik dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung, mengatakan, bahan bakar memiliki senyawa khusus yang dapat merusak wadah berbahan plastik.

Baca juga: Polisi Tidak Boleh Merusak Knalpot Bising yang Kena Razia

Ilustrasi botol plastik.PIXABAY Ilustrasi botol plastik.

“Kandungan polimer dari wadah plastik bisa rusak dan larut jika bertemu dengan bensin. Lama-kelamaan bisa menipis dan bocor, makanya kurang direkomendasikan dibawa dalam mobil” ujar Yus, kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Yus mengatakan, bahan wadah yang aman untuk menyimpan BBM terbuat dari pelat baja. Material ini dipilih karena kekuatan dan ketahanan terhadap pemakaian berulang-ulang, serta antikarat hingga tahan panas.

Meski begitu, ada beberapa jeriken plastik yang diperbolehkan, tentu dengan material yang lebih kokoh ketimbang botol plastik. Jeriken plastik ini biasanya juga punya sertifikasi khusus yang telah diuji daya tahannya.

Baca juga: Avanza Anda Kena Recall, Begini Cara Mengetahuinya

Jeriken dengan nozzle yang aman dibawa untuk berkendaragad.net Jeriken dengan nozzle yang aman dibawa untuk berkendara

Menurut Yus, jeriken dari bahan plastik maupun pelat baja memiliki keunggulan masing-masing.

Bahan plastik mungkin lebih murah dan mudah ditemukan di mana-mana. Sementara jeriken bahan pelat baja lebih mahal dan hanya bisa ditemukan di toko-toko tertentu.

“Pemakaian jeriken dari bahan plastik tidak bermasalah selama sesuai dengan peruntukannya dan memilih produk yang telah berstandar," ucap Yus.

“Pastikan saat membawa jeriken untuk BBM, selalu lengkapi dengan nozzle untuk mempermudah pengisian ke dalam tangki. Jeriken yang bagus juga dilengkapi pengaman di tutupnya, sehingga saat terbuka BBM tidak langsung menetes,” kata dia.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.