Bahas Tampilan Wrangler Rubicon Terbaru, Masih Membawa Warisan Jeep

Kompas.com - 22/03/2021, 18:21 WIB
Jeep Wrangler Rubicon Unlimited dijajal di area perkotaan. Kemampuan jelajah Jeep legendaris ini memuaskan di kendarai harian Kompas.com/Setyo AdiJeep Wrangler Rubicon Unlimited dijajal di area perkotaan. Kemampuan jelajah Jeep legendaris ini memuaskan di kendarai harian
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Setelah meluncur pertama kali pada akhir 2018, Jeep Wrangler Rubicon Unlimited dengan kode bodi JL akhirnya resmi dipasarkan di Indonesia awal 2021.

Secara tampilan mobil ini masih membawa ciri khas yang sudah diusung pada Wrangler dengan kode bodi JK sebelumnya.

Salah satu ciri khas yang dipertahankan adalah sistem penamaan. Unlimited berarti model 4 pintu, sementara Rubicon menandakan varian tertinggi.

Baca juga: Catat, Ini Daerah yang Akan Diterapkan Tilang Elektronik Secara Nasional

Test Drive Jeep Wrangler Rubicon UnlimitedKOMPAS.com/DIO DANANJAYA Test Drive Jeep Wrangler Rubicon Unlimited

Dibandingkan varian Sport ataupun Sahara, Rubicon mengusung desain pelek berbeda. Varian teratas Wrangler ini menggunakan motif two-tone color yang terlihat lebih gagah.

Guna menunjang peruntukannya sebagai mobil jip, pelek tersebut dibalut dengan ban BF Goodrich AT 255/75 R17. Melihat kembangannya, tampak mobil ini memang sudah siap dibawa offroad.

Selain itu perbedaan berikutnya, pada varian Rubicon terdapat guard tambahan di bagian bawah bodi. Piranti ini berfungsi melindungi bodi utama dari benturan saat melewati berbagai obstacle di medan offroad.

Baca juga: Inikah Sosok Harley Sporster Buatan China?

Jeep Wrangler Rubicon Unlimited dijajal di area perkotaan. Kemampuan jelajah Jeep legendaris ini memuaskan di kendarai harianKompas.com/Setyo Adi Jeep Wrangler Rubicon Unlimited dijajal di area perkotaan. Kemampuan jelajah Jeep legendaris ini memuaskan di kendarai harian

Kemudian varian ini juga mengusung lampu depan yang berbeda dari tipe Sport maupun Sahara. Rubicon menggunakan lampu proyektor dengan LED yang menyajikan sorot lampu berwarna putih.

Beranjak ke bagian interior, perbedaan Rubicon dengan varian di bawahnya terdapat pada bahan pelapis.

Jok sudah menggunakan bahan kulit dengan detail jahitan berwarna merah serta emblem Rubicon. Detail jahitan merah juga tampak pada bagian konsol tengah, setir, hingga tuas transmisi.

Baca juga: Para Pengawal Ambulans Sudah Dibekali Kemampuan Khusus?

Test Drive Jeep Wrangler Rubicon UnlimitedKOMPAS.com/DIO DANANJAYA Test Drive Jeep Wrangler Rubicon Unlimited

Sementara bagian dasbor, menggunakan warna yang menyesuaikan dengan warna eksterior. Kebetulan mobil yang kami tes mengusung warna orange, maka dasbor warnanya juga sama.

Menariknya, bahan pelapis jok banyak didominasi material karet. Hal ini tentu bakal menunjang peruntukan Wrangler sebagai mobil segala alam yang tahan banting.

Material karet juga berlanjut pada beberapa tombol-tombol di dasbor serta tuas transmisi. Selain punya daya tahan yang lebih baik, material karet juga memudahkan saat digunakan.

Baca juga: Berikut 10 Jenis Pelanggaran yang Terekam Kamera Tilang Elektronik

Test Drive Jeep Wrangler Rubicon UnlimitedKOMPAS.com/DIO DANANJAYA Test Drive Jeep Wrangler Rubicon Unlimited

Selebihnya, interior Rubicon identik dengan varian-varian di bawahnya. Namun memang mobil ini tampak mengutamakan fungsi ketimbang fitur-fitur.

Wrangler Rubicon juga masih membawa identitas yang diturunkan sejak Jeep Willys, yakni gril garis-garis-garis vertikal berjumlah tujuh. Serta beberapa detail logo Jeep Willys di pelek, kaca, dan bagian lainnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X