Benarkah Jarum Speedometer Mobil Sengaja Dibuat Lebih Cepat

Kompas.com - 12/03/2021, 10:42 WIB
Rekam video memperlihatkan Julio Oliveira Sampaio menggeber mobil Honda Civic-nya sampai 122 km per jam. Sampaio yang sedang balap liar tiba-tiba kehilangan kendali usai disalip mobil lain, menabrak pohon, dan langsung tewas seketika. TWITTER @OficialNFARekam video memperlihatkan Julio Oliveira Sampaio menggeber mobil Honda Civic-nya sampai 122 km per jam. Sampaio yang sedang balap liar tiba-tiba kehilangan kendali usai disalip mobil lain, menabrak pohon, dan langsung tewas seketika.

JAKARTA, KOMPAS.comSpeedometer pada mobil punya peran penting menunjukkan seberapa kencang laju kendaraan yang sedang dikemudikan. Biasanya satuan kecepatan yang digunakan mobil-mobil di Indonesia yakni kilometer per jam (kpj).

Rumors menyatakan, kalau jarum atau angka kecepatan yang ditunjukkan pada speedometer sengaja dibuat lebih responsif. Artinya, angka yang tertera atau yang ditunjuk jarum pada speedometer lebih tinggi dari kecepatan kendaraan sesungguhnya. 

Salah satu alasan mengapa pabrikan mobil melakukan ini, adalah agar pengemudi tidak memacu laju kendaraan secara berlebihan.

Dealer Technical Support Dept. Head PT Toyota Astra Motor Didi Ahadi mengatakan, speedometer di mobil menunjukkan kecepatan yang sebenarnya, walau memang ada toleransi plus dan minus.

Baca juga: Kecelakaan di Sumedang, Kemenhub Temukan Bus Telat Uji KIR

range pada speedometerKOMPAS.com/Aprida Mega Nanda range pada speedometer

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Enggak bisa dikatakan selalu tepat kecepatannya, karena bisa jadi keausan ban menyebabkan kecepatan lebih cepat karena diameter roda berkurang,” ucap Didi kepada Kompas.com, belum lama ini.

Kemudian untuk berapa tepat toleransinya, Didi mengatakan, tidak ada angka pastinya. Untuk mengetahui perbandingan kecepatannya, bisa dengan mengecek lewat GPS dan bandingkan dengan yang ditunjukkan di speedometer.

Training Director Safety Devensive Consultant Indonesia, Sony Susmana mengatakan, kecepatan pada speedometer dan aslinya sudah terukur secara akurat oleh pabrikan, jadi tidak ada perbedaannya.

Baca juga: Daftar Harga Toyota Agya di Jawa Tengah per Maret 2021

“Karena hal ini menjadi acuan ketika ada kecelakaan dan harus diinvestigasi atau data dari speed control pihak lain,” ucap Sony kepada Kompas.com.

Jadi sebelum mobil quality check di pabrik, ada pengetesan kecepatan untuk menyamakan kecepatan di roda dan speedometer. Kalau pun akurasi kecepatan di speedometer dan aslinya berubah, ini disebabkan ada perubahan diameter ban dan pelek.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.