Rem Mobil Bisa Macet Usai Terjang Banjir, Mitos atau Fakta?

Kompas.com - 22/02/2021, 13:22 WIB
Sejumlah kendaraan melintasi banjir yang menggenangi Jalan Gunung Sahari Raya, Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (17/1/2014). Hujan lebat yang mengguyur Jakarta sejak pagi, membuat jalan tersebut tergenang dan diperparah sistem drainase yang kurang baik. WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHASejumlah kendaraan melintasi banjir yang menggenangi Jalan Gunung Sahari Raya, Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (17/1/2014). Hujan lebat yang mengguyur Jakarta sejak pagi, membuat jalan tersebut tergenang dan diperparah sistem drainase yang kurang baik.
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Banjir yang sempat terjadi di sejumlah wilayah di Jabodetabek sempat membuat sejumlah pengendara kendaraan bermotor terjebak.

Tidak sedikit pemilik kendaraan bermotor, terutama roda empat yang terpaksa menerjang banjir yang terjadi di sejumlah wilayah kemarin.

Hal ini terpaksa dilakukan karena jalan yang biasa dilintasi tergenang air, sehingga tidak ada alternatif lain yang bisa dilakukan selain nekat melaju di jalanan yang tertutup air.

Menerjang banjir menggunakan mobil memang tidak boleh sembarangan, karena jika salah perhitungan bukan tidak mungkin kendaraan bisa mogok bahkan mengalami kerusakan parah.

Baca juga: Terpaksa Menerjang Banjir, Matikan Mesin Mobil Jika Air Setinggi Ini

Selain ancaman kerusakan mesin, benarkah mobil yang dipakai menerabas banjir berpotensi bisa menyebabkan rem macet?.

Ilustrasi kampas rem mobil dan piringan cakram.STANLY RAVEL-KOMPAS.com Ilustrasi kampas rem mobil dan piringan cakram.

Didi Ahadi, Dealer Technical Support Dept Head PT Toyota Astra Motor TAM, mengatakan, anggapan rem mobil akan macet setelah menerjang genangan air atau banjir tidak begitu saja terjadi.

Menurutnya, rem akan tetap bisa berfungsi seperti biasanya meskipun baru saja digunakan untuk menerabas genangan air.

“Kalau kendaraan terus dikendarai atau melaju, saya rasa tidak masalah. Panas pada perangkat pengereman akan membuat air (yang menempel) menguap,” ujar Didi kepada Kompas.com, Senin (22/2/2021).

Baca juga: Ini yang Terjadi Jika Motor Parkir Kepanasan dan Kehujanan Bertahun-tahun

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan sistem pengurang laju kendaraan itu bisa mengalami macet atau tidak berfungsi dengan baik.

“Tergantung juga dengan kondisi air yang dilewati oleh mobil, misalkan seberapa tinggi airnya, berapa lama rem tergenang dan faktor penyebab lainnya,” tutur Didi.

Mengenali gejala kampas rem menipiswww.team-bhp.com Mengenali gejala kampas rem menipis

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X