Perhatikan Ini Saat Berkendara di Jalan Bekas Banjir

Kompas.com - 22/02/2021, 12:42 WIB
Terjadi genangan air sepanjang Jalan Tol Padaleunyi akibat adanya proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Rabu (12/8/2020). Dokumentasi Humas Jasa MargaTerjadi genangan air sepanjang Jalan Tol Padaleunyi akibat adanya proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Rabu (12/8/2020).
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com- Banjir yang menggenangi wi wilayah Jabodetabek memang sudah mulai surut dan bisa dilintasi kendaraan bermotor.

Meski begitu, sisa-sisa banjir pastinya belum benar-benar bersih seperti lumpur yang terbawa oleh arus banjir dan menutup jalanan.

Dengan kondisi seperti ini, tentunya menjadi perhatian bagi setiap pengendara yang hendak melewati jalanan bekas banjir.

Pasalnya, keberadaan lumpur bisa menyebabkan jalanan menjadi lebih licin dan mengganggu traksi ban kendaraan ketika melaju.

Baca juga: Terpaksa Menerjang Banjir, Matikan Mesin Mobil Jika Air Setinggi Ini

Training Director The Real Driving Center Marcell Kurniawan mengatakan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh pengemudi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berikut 4 hal yang perlu diperhatikan saat melintasi jalanan bekas banjir.

Perumahan Pondok Gede Permai, Jatiasih, Kota Bekasi, Jumat (3/1/2020), usai digempur banjir sejak Rabu (1/1/2020).KOMPAS.com/VITORIO MANTALEAN Perumahan Pondok Gede Permai, Jatiasih, Kota Bekasi, Jumat (3/1/2020), usai digempur banjir sejak Rabu (1/1/2020).

1. Perhatikan kedalaman lumpur

Banjir yang terjadi seringkali menyisakan lumpur yang menutup jalanan. Untuk itu, Marcell menyarankan, sebelum kendaraan melintasi jalanan berlumpur sebaiknya berhenti dan lakukan pengecekan kedalaman lumpur.

Pengecekan tidak perlu dilakukan secara manual menggunakan alat, melainkan cukup dengan melihat kondisi kendaraan lain yang baru saja melewati jalanan berlumpur.

Baca juga: Ini yang Terjadi Jika Motor Parkir Kepanasan dan Kehujanan Bertahun-tahun

“Berhenti dan cek kedalaman lumpur, bisa dengan melihat kendaraan lain yang melewati lumpur. Kita juga bisa melihat dan mengakses kontur jalan saat dilintasi mobil di depan kita,” kata Marcell kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

tombol traction control pada mobil HR-VKOMPAS.com/Aprida Mega Nanda tombol traction control pada mobil HR-V

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.