Cerita Permusuhan Honda dan Valentino Rossi dari 2003 sampai Sekarang

Kompas.com - 15/02/2021, 11:21 WIB
Valentino Rossi Foto: The RaceValentino Rossi

JAKARTA, KOMPAS.com - Valentino Rossi sempat tak terkalahkan saat berada di kubu Honda sejak 2000 hingga 2003.

Meski demikian, pebalap yang dijuluki The Doctor tersebut tetap memutuskan untuk pindah ke Yamaha untuk 2004 dan sempat bergabung dengan Ducati, hingga kembali ke Yamah sampai saat ini.

Selama 21 tahun balapan di kelas utama, Rossi tercatat baru merasakan tiga pabrikan, yakni Honda, Yamaha, dan Ducati. Honda selama empat tahun (2000-2003), Yamaha bagian pertama selama tujuh tahun (2004-2010), Ducati selama dua tahun (2011-2012), dan kembali ke Yamaha (2013-2020).

Sedangkan mulai musim 2021, Rossi akan ada di tim satelit Yamaha.

Baca juga: Simak Tujuh Pebalap Dulu Fans Rossi, Sekarang Jadi Rival

Dari tim yang sudah dibelanya, hanya Honda yang menjadi musuh hingga sekarang. Sebelum pindah ke Yamaha, Rossi berhasil mengajak seluruh tim teknis di Honda untuk ke Yamaha.

Valentino Rossi                  Valentino Rossi

Tim teknis tersebut sebelumnya membantu Mick Doohan. Tak terkecuali kepala mekanik kepercayaan Rossi, yakni Jeremy Burgess.

Bersama Honda, Rossi berhasil mendominasi dan meraih empat gelar juara dunia berturut-turut. Banyak yang mengatakan hal tersebut dapat diraih karena Rossi menggunakan Honda.

Dikutip dari Speedweek.com, Senin (15/2/2021), pernyataan tersebut ternyata sangat mengganggu Rossi hingga dia memiliki motto, "Pebalap yang membuat perbedaan".

Baca juga: Marini Tak Masalah BIla Harus Kalahkan Kakak Tirinya, Rossi

Untuk itu, Rossi memberanikan diri pindah ke Yamaha untuk musim 2004. Padahal, sejak 1992, Yamaha tidak pernah meraih gelar juara dunia. Bahkan, di musim 2003, Yamaha sama sekali tidak pernah menang.

Ketika pertama kali kabar tentang Rossi akan pindah ke Yamaha tersebar, Honda mengatakan akan menghancurkan karier Rossi.

Valentino Rossi Valentino Rossi

"Jika Rossi pergi, kami akan membangun motor yang lebih baik dan menghancurkannya," ujar Suguru Kanazawa, manajer Honda saat itu.

Tapi, Rossi terbukti tak terkalahkan. Bahkan, dia bisa meraih kemenangan pada balapan pertamanya bersama Yamaha dan meraih gelar juara dunia pada musim pertamanya itu.

Sejak saat itu, Rossi menjadi musuh utama Honda. Atas dasar itu juga mengapa Rossi lebih memilih KTM daripada Honda untuk tim Sky VR46 di Moto3.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X