Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 15/02/2021, 07:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepindahan Valentino Rossi ke Petronas Yamaha SRT selama satu tahun untuk musim 2021 menuai berbagai tanggapan. Apalagi jika performanya belum bisa membaik.

Sebagaimana diketahui, pebalap senior tersebut akan menjalani debut di tim satelit Yamaha bersama anak didiknya sendiri, Franco Morbidelli. Kondisi ini bisa menjadi kartu as sekaligus bumerang.

Sebab, mempertimbangkan usia Morbidelli yang masih muda dan penuh jiwa kompetitif, Rossi harus bisa berkontribusi secara baik. Tidak seperti saat berlaga di MotoGP 2020.

Baca juga: Quartararo Tak Sabar Balapan Bersama Tim Pabrikan Yamaha

Valentino Rossi dan Alessio SalucciFoto: GP-Fever.de Valentino Rossi dan Alessio Salucci

"Sudah sangat jelas bahwa pebalap muda seperti Morbidelli sangat ingin memenangi balapan. Jika Rossi menghalangi jalannya, dipastikan situasi itu akan menjadi kacau," kata Pengamat MotoGP Carlo Pernat dilansir GPOne, Minggu (15/2/2021).

Maka, The Doctor, julukan Rossi, harus segera menuntaskan berbagai permasalahannya di sirkuit. Setidaknya, bisa menghabiskan waktu penuh dan mendapatkan poin.

Meski sadar betul risiko ini benar-benar bisa terjadi di MotoGP 2021, Pernat tetap yakin Rossi mampu menghindarinya.

Kecerdasan Rossi dinilai Pernat menjadi poin penting yang bakal membuat situasi kacau itu dapat dihindari.

"Semua tergantung kecerdasan Valentino Rossi dan dia adalah pebalap yang cerdas," ungkap Pernat.

Baca juga: Marini Tak Masalah BIla Harus Kalahkan Kakak Tirinya, Rossi

Valentino Rossi saat berlaga di MotoGP Valencia. (Photo by LLUIS GENE / AFP)LLUIS GENE Valentino Rossi saat berlaga di MotoGP Valencia. (Photo by LLUIS GENE / AFP)

"Tetapi, saya pikir situasi kacau ini tidak akan terjadi. Morbidelli akan memperlakukan Rossi sebagai musuh dalam balapan. Yah, bakal selalu ada tensi di sana dan sebenarnya itu adalah hal yang normal," ujarnya lagi.

Soal menjadi rekan setim Rossi pada MotoGP 2021, Morbidelli sebenarnya sudah memiliki harapannya sendiri.

Rider asal Italia itu berharap bersanding dengan Rossi dapat membuat situasi menjadi lebih santai.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber GPone
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.