Regulasi Konversi Mobil Listrik Terbit Tahun Ini

Kompas.com - 09/02/2021, 09:51 WIB
Mini Klasik yang dikonversi menjadi mobil listrik oleh Swindon Powertrain. AUTOCAR.co.ukMini Klasik yang dikonversi menjadi mobil listrik oleh Swindon Powertrain.

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk mempercepat laju ekosistem kendaraan elektrifikasi di Indonesia, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan merilis aturan konversi mobil konvensional menjadi listrik berbasis baterai.

Adapun regulasi itu meneruskan aturan sebelumnya, yakni mengenai konversi sepeda motor yang telah diterbitkan dalam Peraturan Menteri (PM) Nomor 65 Tahun 2020 tentang Konversi Sepeda Motor Dengan Penggerak Motor Bakar Menjadi Sepeda Motor Listrik Berbasis Baterai.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan,  regulasi mesin biasa atau internal combustion engine (ICE) menjadi tenaga listrik untuk mobil, saat ini sedang dalam tahap persiapan.

Baca juga: Stimulus PLN bagi Pengguna Kendaraan Listrik

"Kita sedang siapkan. Pengkajian dan sistemnya juga sedang kita pelajari, setelah itu tahap penyusunan aturan. Tahun ini kita akan coba terbitkan," ucap Budi saat dihubungi Kompas.com, Minggu (7/2/2021).

Ilustrasi soket pengisian daya mobil listrik UNPLASH.com Ilustrasi soket pengisian daya mobil listrik

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Budi, aturan mengubah mesin konvensional mobil menjadi listrik dengan baterai, secara garis besarnya sama dengan motor. Akan ada proses sertifikasi dan lain sebagainya.

Namun mengingat mobil memiliki komponen dan perangkat yang lebih kompleks, maka secara detail akan ada perbedaan, termasuk pengujiannya.

Selain untuk mobil, Budi menegaskan aturan ini nantinya juga akan berlaku bagi kendaraan di atas empat roda bagi transportasi umum, yakni bus.

Mini Klasik yang dikonversi menjadi mobil listrik oleh Swindon Powertrain.AUTOCAR.co.uk Mini Klasik yang dikonversi menjadi mobil listrik oleh Swindon Powertrain.

 

Bahkan Budi mengatakan saat ini sudah ada beberapa yang mencoba melakukan konversi bus bermesin konvensional menjadi listrik.

Baca juga: Skenario BPPT Percepat Pertumbuhan EV Dalam Negeri

"Bus listrik untuk dikonversi itu sudah mulai jalan, kita persilakan sambil mereka menunggu regulasinya. Jadi kita jalan berbarengan, mereka mengembangkan kita susun regulasinya, nanti tinggal disinergikan," ucap Budi.

Pabrik bus listrik MAB di Demak, Jawa Tengah. Pabrik bus listrik MAB di Demak, Jawa Tengah.

Sebelumnya Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza, juga meminta pemerintah terkait untuk mengeluarkan aturan konversi kendaraan konvensional menjadi listrik.

Hal tersebut dilakukan untuk mempercepat populasi kendaraan listrik, serta menekan biaya kepemilikan, namun tetap dengan aturan dan pengujian yang resmi sehingga bisa terjamin aspek keselamatannya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.