Viral Video Mahasiswa Pakai Strobo, Begini Aturan Penggunaannya

Kompas.com - 04/02/2021, 12:01 WIB
Video mahasiswa menggunakan strobo viral di media sosial. (FOTO: kolase/Instagram) KOMPAS.com/TRI PURNA JAYAVideo mahasiswa menggunakan strobo viral di media sosial. (FOTO: kolase/Instagram)
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Video lima orang mahasiswa di Lampung menggunakan strobo di mobil yang dikendarainya viral di media sosial, setelah diunggah oleh akun instagram @maklambeturah, Rabu (3/2/2021).

Tujuan dari penggunaan lampu di atas mobil tersebut tidak lain untuk menakuti pengguna jalan lain agar segera menepi dan memberikan jalan kepada mereka.

Tidak sekadar memasang lampu strobo saja, bahkan salah seorang mahasiswa dengan menggunakan pengeras suara menyampaikan bahwa mobil tersebut merupakan kendaraan aparat.

Aksi tidak terpuji ini pun viral di media sosial dan berakhir dengan permintaan maaf kelima mahasiswa tersebut.

Baca juga: Membeli Kendaraan Bekas, Perlu Cek Status STNK?

Mengenai penggunaan lampu strobo, pemerhati masalah transportasi Budiyanto mengatakan, mengenai penggunaan perlengkapan kendaraan saat berkendara sudah diatur di dalam Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Lampu strobo yang dipasang di dasbor mobil menghadap ke depan.olxro-ring12.akamaized.net Lampu strobo yang dipasang di dasbor mobil menghadap ke depan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Termasuk juga mengenai larangan pemasangan perangkat pada kendaraan yang dapat mengganggu keselamatan lalu lintas.

“Di dalam UU LLAJ telah mengatur tentang tata cara berlalu lintas, disebutkan di dalam pasal 58 bahwa setiap kendaraan yang dioperasikan di jalan dilarang memasang perlengkapan yang dapat mengganggu keselamatan berlalu lintas,” kata Budiyanto kepada Kompas.com, Kamis (4/2/2021).

Mantan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya itu menambahkan, perlengkapan yang dapat mengganggu tersebut seperti pemasangan peralatan, perlengkapan atau benda lain pada kendaraan yang dapat membahayakan keselamatan dalam berlalu lintas.

Baca juga: Blokir STNK Bisa dari Rumah, Begini Caranya

“Di antaranya seperti pemasangan bumper tanduk atau pun lampu yang dapat menyilaukan pengguna jalan lain,” ucapnya.

Ketentuan ini, kata Budiyanto, juga diatur di dalam pasal 59 Undang-Undang yang sama. Dalam pasal tersebut ayat (1) disebutkan, untuk kepentingan tertentu kendaraan dapat dilengkapi dengan lampu isyarat atau sirene.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X