Ingat Lagi Bahaya Main Ponsel Saat Isi Bensin

Kompas.com - 18/01/2021, 11:35 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketika melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), pasti Anda sering melihat larangan untuk menggunakan handphone atau gawai. Akan tetapi, masih banyak masyarakat yang abai dan tidak paham mengenai larangan tersebut.

Tidak sedikit yang berpikir bahwa menggunakan gawai saat mengisi BBM bisa mengganggu alat pada meisn atau dispenser. Namun, tidak sedikit pula yang berpikir bahwa menggunakan gawai bisa memicu kebarakan. Lantas, benarkah hal tersebut?

Baca juga: APAR Jangan Hanya Jadi Aksesori di Mobil, Perlu Ada Pelatihan Penggunaannya

Kepala SPBU Pertamina Cikini dan Pramuka, Paimin, menjelaskan bahwa menggunakan handphone (HP) atau ponsel di area SPBU memang berpotensi menyebabkan tejadinya kebakaran.

“Sesuai dengan standar keselamatan kerja memang tidak boleh memainkan ponsel di SPBU karena bisa membahayakan konsumen dan pengendara lainnya,” ujar Paimin saat dihubungi Kompas.com, Senin (18/1/2021).

Mobil terbakar di SPBU Desa Kandangan, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Kamis (1/10/2020).Dok.Polres Kediri Mobil terbakar di SPBU Desa Kandangan, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Kamis (1/10/2020).

Potensi kebakaran itu berhasil dari elektrik statis. Hal ini karena saat melakukan pengisian, uap bensin keluar dari nozzle. Jika uap tersebut terkena sumber panas bisa memicu terjadinya kebakaran.

Namun, Paimin menambahkan, memang belum ada riset terkait hal tersebut. Tetapi dengan adanya listrik statis pada handphone disebut bisa memicu terjadinya kebakaran.

Baca juga: Aturan Mobil Baru Wajib Dilengkapi APAR, Ini Kata Pengamat Transportasi

Terlebih lagi, area SPBU merupakan area yang rawan terjadinya kebakaran. Maka dari itu, setiap SPBU terdapat larangan agar konsumen tidak menggunakan gawai selama pengisian berlangsung.

“Kalau investigasi mengenai bermain handphone bisa menyebabkan kebakaran di SPBU memang belum ada, namun sempat beberapa kali terjadi kasus kebakaran di SPBU yang disebabkan oleh listrik statis saat melakukan pengisian,” kata Paimin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.