Ini Deretan Mobil dan Motor Bekas Paling Dicari Tahun 2020

Kompas.com - 28/12/2020, 14:22 WIB
Pasar kendaraan bekas sepanjang 2020 meningkat dibandingkan tahun 2019, mobil bekas dan motor bekas malah diminati pada saan Pandemi. DOK. JBA INDONESIAPasar kendaraan bekas sepanjang 2020 meningkat dibandingkan tahun 2019, mobil bekas dan motor bekas malah diminati pada saan Pandemi.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Penjualan kendaran bekas pada sepanjang 2020 yang dilanda pandemi Covid-19 ternyata meningkat pesat dibandingkan tahun lalu. PT JBA Indonesia mencatat penjualan kendaraan bekas telah mencapai 100.000 unit.

Terhitung sejak Januari hingga 10 Desember 2020, penjualan mobil bekas mencapai 40.000 unit dan motor bekas 60.000 unit. Adapun jumlah kendaraan bekas yang berhasil dilelang PT JBA Indonesia mencapai lebih dari 200.000 unit.

Selain itu, tren pembelian kendaraan bekas juga melonjak hingga 75 persen dibandingkan tahun 2019.

Baca juga: Konsumsi BBM Yaris Facelift, Seberapa Irit Dibawa Keliling Kota?

Ilustrasi tempat balai lelang JBA Indonesia yang menawarkan kendaraan bekas.DOK. JBA INDONESIA Ilustrasi tempat balai lelang JBA Indonesia yang menawarkan kendaraan bekas.

 

Hal ini terjadi karena semakin banyak masyarakat yang ingin memiliki kendaraan pribadi untuk memudahkan mobilitas selama pandemi dan mengurangi risiko dari menaiki transportasi umum.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berbeda dengan tren penjualan mobil bekas. Angka pembelian mobil baru justru menurun cukup signifikan dibandingkan tahun 2019.

Berdasarkan data Gaikindo, lima merek mobil terlaris di Indonesia, yaitu Toyota, Daihatsu, Honda, Suzuki, dan Mitsubishi, mencatatkan penurunan penjualan hingga lebih dari 50 persen per bulan Oktober 2019, dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Baca juga: Pilihan SUV Baru Seharga Nissan Magnite, Bisa Dapat Terios hingga XL7

Calon peserta lelang saat mengikuti lelang mobil sitaan KPK hasil tindak pidana korupsi di Jakarta Convention Center, Jakarta, Jumat (22/9/2017). Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) melelang sebanyak 22 barang sitaan milik terpidana korupsi.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Calon peserta lelang saat mengikuti lelang mobil sitaan KPK hasil tindak pidana korupsi di Jakarta Convention Center, Jakarta, Jumat (22/9/2017). Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) melelang sebanyak 22 barang sitaan milik terpidana korupsi.

Deny Gunawan, Chief Operating Officer PT JBA Indonesia, mengatakan, tren penjualan kendaraan bekas diprediksi akan terus meningkat hingga penghujung tahun ini, mengingat JBA masih mengadakan lelang hingga minggu terakhir Desember 2020.

“Kami sadar, kebutuhan akan kendaraan bekas akan menjadi prioritas yang perlu diperjuangkan,” ucap Deny, dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com (28/12/2020).

“Untuk itu, sebagai marketplace mobil dan motor bekas, JBA telah mengantisipasi dan mempersiapkan rencana strategis sejak awal masa pandemi, agar kami dapat memahami kebutuhan dari penitip kendaraan maupun pembeli,” katanya.

Baca juga: Kasus Hyundai vs Innova, Terbukti Menghilangkan Nyawa Bisa Dipenjara 12 Tahun

Ilustrasi lelang motor bekasGridOto.com Ilustrasi lelang motor bekas

Dari total penjualan tersebut, ada lima merek mobil dan motor yang menjadi top seller para pemburu otomotif bekas di balai lelang JBA.

Mobil-mobil tersebut di antaranya Toyota Avanza G, Daihatsu Xenia, Daihatsu Gran Max, Toyota Innova G, dan Toyota Calya untuk kategori mobil.

Sedangkan untuk sepeda motor paling laris, yaitu Yamaha Mio M3, Honda Vario, Yamaha Nmax, Yamaha Mio Fino.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.