Kurangi Truk ODOL, Sertifikasi 25 Jembatan Timbang Dikebut Tahun Ini

Kompas.com - 04/12/2020, 09:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sedang meningkatkan pelayanan jembatan timbang. Salah satunya dengan mengajukan sertifikasi internasional terhadap 25 jembatan timbang.

Risal Wasal, Direktur Prasarana Transportasi Jalan Kemenhub, mengatakan, hal ini dilakukan agar pihaknya dapat lebih mudah mengidentifikasi truk-truk yang membawa angkutan secara berlebihan atau over dimension over load (ODOL).

“Tahun ini, kami sedang sertifikasi internasional, tahun lalu sudah mulai ada 1, tahun ini ada 25 jembatan timbang,” ujar Risal, dalam webinar (3/12/2020).

Baca juga: Bus Baru Gaya Eropa, Buatan Karoseri Asal Bandung

Truk ODOL yang tertangkap kamera di tengah kampanye social distancing dan work from home.Istimewa Truk ODOL yang tertangkap kamera di tengah kampanye social distancing dan work from home.

Meski begitu, ia tak merinci jembatan timbang mana saja yang akan mendapat sertifikasi ISO 9001:2015 untuk pelayanan mutu.

Risal juga mengatakan, saat ini pihaknya tengah menyiapkan penerapan Weight In Motion (WIM) untuk memudahkan proses identifikasi kendaraan. Khususnya bagi truk-truk ODOL, nantinya secara otomatis akan ketahuan.

“Jadi begitu mereka lewat, langsung dapat (informasi) berapa berat, tinggi, panjangnya, berapa besar pelanggarannya,” ucap Risal.

Baca juga: Masih Gagah, Harga 6 SUV Bekas Ini Cuma Rp 50 Jutaan

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (paling kanan, baju putih memakai topi) saat meninjau uji coba bersama dengan PT Jasa Marga, Ditjen Hubdat dan Kepolisian di jembatan timbang Weigh-In-Motion (WIM) di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 9 pada Minggu (22/9/2019)DOKUMENTASI KEMENHUB Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (paling kanan, baju putih memakai topi) saat meninjau uji coba bersama dengan PT Jasa Marga, Ditjen Hubdat dan Kepolisian di jembatan timbang Weigh-In-Motion (WIM) di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 9 pada Minggu (22/9/2019)

“Secara sistem langsung terkumpul, kalau dia melanggar, nanti petugas di jembatan timbang bisa langsung menindak,” tuturnya.

Ia menambahkan, Kemenhub tengah melakukan uji coba penerapan WIM di beberapa lokasi, yaitu 1 di jalan tol, 1 di jalan nasional menuju Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA), 1 di Indramayu, dan 1 di Jawa Timur.

Menurut Risal, selain digunakan sebagai tempat untuk mengidentifikasi kendaraan, lokasi WIM dapat dimanfaatkan para pengemudi truk untuk parkir dan beristirahat dalam kondisi yang aman.

Baca juga: Ada Bahaya Berdekatan dengan Truk meski Sedang Berhenti

Ilustrasi Truk ODOL yang ditindak dengan pemotongan menggunakan alat las.Istimewa Ilustrasi Truk ODOL yang ditindak dengan pemotongan menggunakan alat las.

“Bapak dan Ibu pengusaha truk, yang melalui jalur utara, bisa memanfaatkan jembatan timbang ini untuk pengemudinya bisa istirahat di sana dan parkir dalam kondisi yang aman," kata Risal.

"Sepanjang enggak melakukan pelanggaran, mereka bisa memanfaatkan jembatan timbang," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.