[POPULER OTOMOTIF] Kecelakaan Cipali | Bus Aman Covid-19 | Mobil Bekas Rp 60 Jutaan

Kompas.com - 02/12/2020, 06:32 WIB
Kecelakaan beruntun maut terjadi di ruas Tol Cipali KM 78 jalur A 9, Senin (30/11/2020). Kondisi kendaraan yang terlibat kecelakaan. (muhamad nandri prilatama/tribunjabar)
Kecelakaan beruntun maut terjadi di ruas Tol Cipali KM 78 jalur A 9, Senin (30/11/2020). Kondisi kendaraan yang terlibat kecelakaan. (muhamad nandri prilatama/tribunjabar)
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Tabrakan beruntun kembali terjadi di ruas Tol Cipali arah Cirebon. Kali ini, insiden yang menewaskan 10 orang tersebut melibatkan dua truk tronton dan satu kendaraan travel jenis Elf.

Dari hasil penyelidikan kepolisian, kecelakaan diawali satu truk tronton yang berada di depan berhenti mendadak karena masalah mesin. Truk dan Elf yang berada di belakangnya tak bisa melakukan manuver sehingga terjadi kecelakaan tersebut.

Meski malang, namun kasus tersebut menjadi pelajaran berharga untuk semua pengemudi akan bahaya laten berkendara di belakang truk atau kendaran yang dimensinya lebih besar dalam waktu lama.

Baca juga: 10 Orang Tewas di Tol Cipali, Ingat Bahaya Berkendara di Belakang Truk

"Berada di belakang kendaraan besar seperti truk ataupun bus membuat bosan karena kecepatannya rendah dan pandangannya ngeblock (blindspot), sehingga membuat mengantuk," ujar Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultan Indonesia (SDCI).

Ilustrasi slipstream di belakang trukcnet.com Ilustrasi slipstream di belakang truk

Tak hanya Sony, pendiri Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu juga mengungkapkan hal senada. Menurut dia, berada di belakang truk atau kendaraan yang lebih besar memiliki tingkat risiko yang sangat tinggi akibat titik buta yang makin meluas.

Ringkasan berita tersebut menjadi salah satu artikel terpopoler di awal Desember 2020, dan masih ada beberapa informasi lain yang tak kalah menarik untuk disimak, yakni ;

1. Karoseri Laksana Luncurkan Prototipe Bus Bio Smart Milik PO Sumber Alam

Laksana, yang merupakan karosesi ternama asal Ungaran, Jawa Tengah, kembali membuat trobosan dengan meluncurkan bus yang aman dari virus Covid-19, yakni Bus Bio Smart.

Kabin bus AKAP PO Sumber AlamKaroseri Laksana Kabin bus AKAP PO Sumber Alam

Bus ini merupakan penyempurnaan dari unit Suites Class dengan HEPA Filter yang sebelumnya telah meluncur dengan konfigurasi tempat duduk social distancing.

Hasil desain ulang dari sirkulasi udara tersebut diklaim jauh lebih bersin, aman, dan sehat. Perubahan yang dilakukan menempatkan inlet AC yang biasanya ada dilangit-langit digeser ke bagian bawah.

Bus AKAP PO Sumber AlamYoutube/Laksanabus Bus AKAP PO Sumber Alam

Baca juga: Karoseri Laksana Luncurkan Prototipe Bus Bio Smart Milik PO Sumber Alam

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X