Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kepala Mekanik Joan Mir Beberkan Rahasia Pebalapnya

Kompas.com - 01/12/2020, 11:42 WIB
Donny Dwisatryo Priyantoro,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Joan Mir berhasil menjadi juara dunia MotoGP 2020 karena konsistensi performanya saat balapan. Semua itu tak lepas berkat kemampuannya menjinakkan Suzuki GSX-RR.

Pada usianya yang ke-23, musim kedua di MotoGP, Mir berhasil mengalahkan para senior dan membawa pulang gelar juara dunia. Padahal, pebalap asal Spanyol tersebut hanya meraih satu kali kemenangan dari 14 seri yang bergulir.

Baca juga: Mir Sebut Marquez sebagai Rival Utama pada MotoGP 2021

Kepala mekaniknya, Frankie Carchedi membeberkan rahasia mengapa Mir begitu kompetitif sepanjang musim MotoGP 2020. Menurut Carchedi, mental yang dimiliki Mir luar biasa. Dia juga langsung menyadari bahwa Mir memiliki talenta yang spesial.

Joan Mir saat berlaga di MotoGP Emilia Romagna@joanmir36official Joan Mir saat berlaga di MotoGP Emilia Romagna

"Ada beberapa aspek di data telemetri yang bisa memberi tahu banyak sejak pertama berada di atas motor, dan itu yang terjadi pada kami," ujar Carchedi, dikutip dari Speedweek.com.

Carchedi menambahkan, sulit untuk menjelaskan secara detail. Tapi, bagaimana Mir mengatur pengereman, membuat motornya berhenti, semuanya tidak harus tepat baginya.

"Tidak masalah apakah grip ban bagus atau tidak, dia bisa membuat perbedaan," kata Carchedi.

Baca juga: Joan Mir Belum Memutuskan Mau Pakai Nomor 1 di MotoGP 2021

Menurut Carchedi, ban Michelin menawarkan grip lebih baik dan semakin soft setiap tahunnya. Jadi, ada batasan dalam bagaimana bisa membuat motor berhenti.

"Tapi, dia mampu mengatasinya untuk mencari limit ban tersebut. Lalu, dia bermain sedikit dengan remnya di mana ban mendekati limit tersebut. Bukan hal yang mudah untuk memberikan tekanan pada rem, tapi itu adalah talenta, dan itu berlaku untuk depan dan belakang," ujar Carchedi.

Carchedi mengatakan, hal tersebut jelas menjadi kekuatan Mir. Selain itu, feeling yang dimilikinya juga sangat peka. Sering kali pendapatnya mengenai motor sama seperti yang diungkapkan oleh test rider Suzuki, Sylvain Guintoli.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com