Ingat, Pilih Ban Mobil Itu Tak Bisa Sembarangan

Kompas.com - 20/11/2020, 09:12 WIB
Ilustrasi spooring ban mobil yang terkoneksi dengan sistem komputer. KOMPAS.com/ERWIN HUTAPEAIlustrasi spooring ban mobil yang terkoneksi dengan sistem komputer.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Keseluruhan komponen di mobil, ban merupakan salah satu yang perannya tak tak boleh dianggap enteng. Tanpa ban, semahal dan sebagus apapun mobilnya, tetap tidak bisa berjalan.

Perlu diketahui juga, ban merupakan satu-satunya komponen pada mobil atau kendaraan, yang langsung berinteraksi dengan aspal. Karena itu, bicara dari ragam faktor, baik performa, handling, kenyamanan, dan lainnya semua otomatis terkoneksi dengan ban.

Nah, dengan segala fungsi dan beban kerja yang berat, sudah sepantasnya pemilik mobil wajib memilih ban yang terbaik saat akan melakukan pergantian.

Baca juga: Ini 3 Jenis Tapak Ban, Kenali Plus Minusnya

Muchammad Fachrul Rozi, Customer Engineering Support Michelin Indonesia mengatakan, bagus tidaknya performa kendaraan sangat dipengaruhi dari ban.

Ilustrasi tapak ban rataStanly/Otomania Ilustrasi tapak ban rata

 

Lantaran itu, jangan memilih ban hanya karena ada tawaran diskon atau harga yang lebih murah, padahal tidak sesuai dengan kebutuhannya.

"Bila penggunaannya untuk sehari-hari, seperti di jalan aspal atau tol, tapi karena ada tawaran diskon jadi pilih yang ada saja. Misalnya jenis Mud Terrain (MT) yang notabennya tapak kasar, tetap bisa dipakai, tapi tidak akan nyaman, daya cengkramannya juga tidak baik di aspal," ucap Rozi dalam webinar Michelin Safe Mobility, Kamis (19/11/2020).

Menurut Rozi, hal itu sama saja seperti akan berolah raga, harusnya menggunakan sepatu yang sesuai tapi justru menggunakan sepatu formal seperti pantofel. Jadi meski bisa digunakan, tetep tidak akan nyaman.

Baca juga: Begini Tips Engine Brake pada Mobil Transmisi Matik

Edukasi memilih ban buat komunitas terus dilakukan Michelin Indonesia.Michelin Indonesia Edukasi memilih ban buat komunitas terus dilakukan Michelin Indonesia.

Rozi menjelaskan, pemilihan ban yang utama harus disesuai dengan tingkat kebutuhan dari masing-masing pemilik kendaraan. Bila memang kebutuhannya untuk off-road, bisa ke jenis MT, tapi kalau hanya untuk aktivitas harian yang lebih banyak di jalur aspal, baiknya ikuti saran dari pabrikan mobil.

Ban untuk jalan dikenal juga Highway Terrain. Umumnya punya karakter kembangan yang halus, tinggal disesuaikan lagi kebutuhannya, mau yang arahnya menekankan ke sisi sporty atau standar penggunaan harian.

Baca juga: Ini Bedanya Tuas Transmisi Mobil Matik Model Lurus dan Zig-zag

"Ibaratnya itu memilih ban seperti milih jodoh, karena ban ini sesuatu yang penting, dipilih untuk (dipakai) ke depannya, dalam arti sekali sudah dipilih akan dipakai dalam jangka waktu yang panjang. Jadi jangan salah pilih ban, jangan salah pilih jodoh," ujar Rozi.

Test Drive Suzuki Jimny Test Drive Suzuki Jimny

"Paling penting ikuti saran dari pabrikan mobil atau motor, karena diukuran itulah para engineering yang buat mobil atau motor sudah mendesain (menyesuaikan) dengan beban mobil yang berat," kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X