Maaf, Promo Pertalite Harga Premium Tidak untuk Taksi Online

Kompas.com - 19/11/2020, 14:01 WIB
Petugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19.
|

JAKARTA, KOMPAS.comPertamina belakangan ini tengah gencar melakukan program diskon beli Pertalite seharga Premium lewat Program Langit Biru.

Program ini merupakan upaya pemerintah untuk mendorong penggunaan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan serta menciptakan udara yang bersih dan sehat.

Ada sejumlah kendaraan yang ditujukan program ini, di antaranya kendaraan bermotor roda dua, bajaj atau motor roda tiga, angkutan kota (angkot), dan kendaraan umum dengan pelat kuning seperti taksi.

Baca juga: Andi Gilang Turun Kelas ke Moto3 mulai 2021

Pengendara motor mengantre di SPBU untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis premium, di Bali, beberapa waktu lalu.AFP PHOTO / SONNY TUMBELAKA Pengendara motor mengantre di SPBU untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis premium, di Bali, beberapa waktu lalu.

Arifun Dhalia, Vice President Promotion & Marketing Communication PT Pertamina, mengatakan, program ini tidak peruntukkan bagi taksi daring (online) yang menggunakan pelat hitam.

“Jadi kalau ada taksi yang pelat hitam, mohon maaf tidak mendapatkan hak untuk Program Langit Biru,” ucap Arifun, dalam konferensi virtual (18/11/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Oleh sebab itu, Arifun mengimbau kepada taksi daring yang menggunakan pelat hitam tetap menggunakan BBM dengan angka oktan/RON di atas 90.

Baca juga: Ini Bedanya Tuas Transmisi Mobil Matik Model Lurus dan Zig-zag

SPBU PertaminaDOK PERTAMINA SPBU Pertamina

“Otomatis bahwa yang mobil pribadi yang selama ini juga kadang-kadang mengkonsumsi Premium diwajibkan menggunakan yang RON yang lebih baik,” ujar Arifun.

“Yang mendukung lingkungan hidup, sehat orangnya, sehat mesin mobilnya karena lebih baik RON-nya, sehat lingkungannya,” katanya.

Rencananya, Program Langit Biru akan dilaksanakan sampai akhir November 2020. Sejumlah manfaat serta promo dan diskonnya bakal diperluas ke-85 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.