Masih Perlu Goyangkan Mobil Saat Isi BBM?

Kompas.com - 17/11/2020, 11:42 WIB
Seorang petugas sedang mengisi bahan bakar jenis Pertamax di SPBU  34-16102 di Jalan Raya Pajajaran, Bogor Utara, Kota Bogor, Rabu (10/10/2018). KOMPAS.com/RAMDHAN TRIYADI BEMPAHSeorang petugas sedang mengisi bahan bakar jenis Pertamax di SPBU 34-16102 di Jalan Raya Pajajaran, Bogor Utara, Kota Bogor, Rabu (10/10/2018).
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Di zaman serba modern seperti sekarang ini, masih saja ada perilaku salah kaprah yang dilakukan hanya karena sebuah kebiasaan.

Seperti halnya ketika seseorang terbiasa menggoyangkan mobilnya ketika mengisi bahan bakar minyak (BBM) untuk mobilnya di SPBU.

Tidak sedikit yang percaya bahwa dengan menggoyangkan mobil maka kapasitas tangki akan menjadi lebih besar dibandingkan hanya didiamkan saja.

Dengan begitu, bensin yang bisa ditampung juga akan lebih banyak dibandingkan biasanya.

Baca juga: Jika SIM Hilang, Pemilik Harus Bikin Baru Lagi?

Didi Ahadi, Dealer Technical Support Dept Head PT Toyota Astra Motor ( TAM), mengatakan, selama ini kebiasaan menggoyangkan mobil masih dilakukan oleh sebagian orang.

Mobil sedang mengisi bensin subsidi.Tribunnews/ Nurudin Mobil sedang mengisi bensin subsidi.

Padahal, perilaku tersebut sama sekali tidak ada manfaatnya apalagi bisa meningkatkan kapasitas tangki bahan bakar..

“Mungkin saja ada yang beranggapan bahwa dengan menggoyangkan mobil maka udara yang ada di dalam tangki akan cepat keluar,” kata kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, di dalam tangki bahan bakar memang ada udaranya. Tetapi, menurut Didi tanpa digoyangkan pun udara tersebut juga akan keluar dengan sendirinya saat terisi bensin.

Sehingga, menggoyangkan mobil justru dianggap sebagai perbuatan yang sia-sia saja dan tidak perlu dilakukan.

Baca juga: Catat, Ini Syarat dan Biaya Mengurus SIM yang Hilang

"Udara di dalam tangki dipercepat keluarnya saja, kalau tidak digoyang pun tidak apa-apa karena udara pasti akan ke atas karena terdesak oleh bensin," kata Didi.

Ilustrasi mobil terbakar saat isi bensinhttp://ralphswebsite.blogspot.com/ Ilustrasi mobil terbakar saat isi bensin

Aktivitas ini menurut Kepala SPBU Pertamina MT Haryono Paimin justru bisa menimbulkan bahaya.

Hal ini karena menggoyangkan mobil saat proses pengisian BBM berlangsung berpotensi menyebabkan kebakaran.

Baca juga: Bisakah SIM Gantikan KTP Saat Bayar Pajak Kendaraan?

Nozzle (alat pengisi bensin) bisa bergesekan dengan lubang tangki dan bisa menimbulkan percikan api. Ujung nozzle terbuat dari besi atau baja, dikhawatirkan kalau mobil digoyang-goyang justru akan terjadi gesekan,” katanya.

Paimin juga mengatakan, meski gesekan yang terjadi cukup kecil tetap saja bisa memicu timbulnya listrik statis. Jika ini terjadi, bisa saja muncul api dan mudah tersambar oleh BBM yang mengalir.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X