Beli 5 Motor yang Inden 6 Bulan Hingga Setahun

Kompas.com - 05/11/2020, 10:42 WIB
Lambretta V125 dan V200 Special dicoba lebih dari 1.000 pengunjung di area test ride Telkomsel IIMS 2019. Foto: IstimewaLambretta V125 dan V200 Special dicoba lebih dari 1.000 pengunjung di area test ride Telkomsel IIMS 2019.
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Tidak bisa dipungkiri, sepeda motor menjadi kendaraan yang paling banyak peminatnya saat ini.

Meski penjualan kendaraan roda dua cukup tinggi, ternyata tidak semua sepeda motor bisa didapatkan pembeli begitu saja setelah melakukan pembayaran.

Tidak jarang konsumen diminta bersabar menunggu karena motor harus dipesan dulu atau inden.

Bahkan lama waktu tunggu untuk jenis motor tertentu juga tidak sebentar yakni antara 6 bulan hingga 1 tahun.

Baca juga: Jika SIM Hilang, Pemilik Harus Bikin Baru Lagi?

Ada berbagai alasan yang membuat konsumen harus menunggu hingga begitu lama hanya untuk mendapatkan unit yang diinginkannya.

Mulai dari jumlah unit yang dijual terbatas atau kendaraan tersebut didatangkan secara utuh dari pabrikan sepeda motor tersebut atau Completely Built Up (CBU).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berikut 5 sepeda motor yang harus inden lama

Meski belum dijual AHM, Honda Monkey Z125 sudah masuk lwwat tangan importir umumFoto: Instagram/Dok Garasi27 Meski belum dijual AHM, Honda Monkey Z125 sudah masuk lwwat tangan importir umum

1. Honda Monkey Z125

Honda Monkey Z125 pertama kali meluncur pada Juli di GIIAS 2019. Motor ini hadir setelah banyak importir umum (IU) memasukkan lebih dulu.

Harga yang ditawarkan mencapai Rp 65 juta atau lebih murah dibandingkan IU. Hanya saja, saat itu bagi konsumen yang berminat untuk meminangnya tidak bisa langsung mendapatkan unitnya.

Baca juga: Catat, Ini Syarat dan Biaya Mengurus SIM yang Hilang

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.