Sama Rasa Beda Harga, Impresi Performa Cortez CT Type S

Kompas.com - 04/11/2020, 09:22 WIB
Kompas.com menjajal Wuling Cortez CT Type S dengan transmisi CVT dan mesin 1.500 cc turbo Kompas.com menjajal Wuling Cortez CT Type S dengan transmisi CVT dan mesin 1.500 cc turbo
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski datang sebagai varian termurah di keluarganya, namun bicara urusan tenaga, Wuling Cotez CT Type S tak kalah dengan tipe tertinggi.

Kondisi tersebut terasa, karena memang untuk mesin tak ada perbedaan, sama-sama mengusung kubikasi 1.451 cc 4 silinder turbocharger DOHC.

Berdasarkan data, mesin tersebut diklaim mampu menyuplai tenaga sebesar 140 tk dan torsi 250 Nm ke roda depan via transmisi CVT 8 percepatan. Jelas saat menjajalnya beberapa waktu lalu, sensasinya memang sama dengan model teratas.

Seperti yang sudah dibahas jauh sebelumnya, meskipun berbekal mesin turbo, namun yang perlu diingat dimensi Cortez CT S cukup bongsor. Karena itu, jangan berekspektasi terlalu berlebihan soal tenaganya.

Baca juga: Visual Sederhana Wuling Cortez CT Type S

Kompas.com menjajal Wuling Cortez CT Type S dengan transmisi CVT dan mesin 1.500 cc turbo Kompas.com menjajal Wuling Cortez CT Type S dengan transmisi CVT dan mesin 1.500 cc turbo

Apalagi bila dibanding-bandingkan dengan medium MPV lain seperti Toyota Kijang Innova. Bermodalkan kapasitas mesin yang lebih berisi, bisa dipastikan performanya berbeda.

Pada putaran bawah, Cortez CT S memiliki karakter yang halus layaknya mobil keluarga, tidak terlalu responsif namun tidak juga lemot. Mengajak Cortez berjalan di dalam kota masih nyaman, begitu juga ketika menemui kondisi stop n go.

Kemudian, untuk merasakan sedikit putaran atas, Cortez coba kami pacu di ruas tol Jakarta-Cikampek. Ketika mendapatkan momen yang kondusif, pedal gas langsung kami tekan lebih dalam.

Wuling Cortez CT Type SKOMPAS.COM/STANLY RAVEL Wuling Cortez CT Type S

Hasilnya tidak terlalu mengecewakan, dengan bodi boxy-nya, Cortez masih bisa memberikan sensasi berlari yang cukup baik. Tentu hal tersebut tak lepas dari perang turbo yang sudah terasa dari rpm 1.600.

Mencoba untuk menekan pedal gas lebih dalam, putaran atasnya juga tidak terlalu buruk. Namun, harus diakui bila sangat terasa sekali efek turbo lag yang membuat mobil terasa kurang "greget" saat diajak berlari lebih cepat.

Baca juga: Sisa Kemewahan di Kabin Varian Termurah Wuling Cortez


Demikian juga untuk urusan handling, walau baik-baik saja ketika berjalan santai, namun terasa limbung ketika menikung pada kecepatan tinggi. Situasi ini tentu tak lepas dari struktur dimensi yang membuat body roll cukup terasa.

Tapi, limbung tidak bisa langsung dijadikan salah satu nilai negatif, karena status dari Cortez sendiri berstatus mobil keluarga. Mobil ini memang bukan untuk kebut-kebutan!

Kompas.com menjajal Wuling Cortez CT Type S dengan transmisi CVT dan mesin 1.500 cc turbo Kompas.com menjajal Wuling Cortez CT Type S dengan transmisi CVT dan mesin 1.500 cc turbo

Meski menyadang status varian termurah, tapi dengan segala fitur yang dimilikinya, Cortez CT S lebih mengiurkan bila dibandingkan dengan kompetitor yang bermain di segmen MPV murah. Kesimpulannya, varian termurah Cotrezini, adalah sama rasa tapi beda harga.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X