PSBB DIperpanjang, Catat Dampak Mobil Parkir Lama di Ruang Terbuka

Kompas.com - 28/09/2020, 10:42 WIB
ilustrasi parkir mobil pararel www.rgj.comilustrasi parkir mobil pararel

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih memberlakukan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) ketat di wilayah Ibu Kota hingga 11 Oktober 2020.

Hal tersebut dilakukan dalam upaya menekan penyebaran pandemi virus corona alias Covid-19 yang kerap tumbuh sebelumnya. Seiring dengan itu, intensitas penggunaan mobil pribadi menjadi berkurang secara signifikan.

"Oleh karenanya, persoalan parkir mobil menjadi penting. Sebab jika tidak tepat bisa merugikan, beberapa bagian kendaraan yang rusak," ujar Operator Manager Autospa Ario Hadi di Bekasi, kepada Kompas.com belum lama ini.

Baca juga: PSBB Diperpanjang, Mobil Parkir Lama Apa Perlu Cabut Aki?

Ilustrasi parkir mobil di jalan, di kawasan Pasar Lama.KOMPAS.COM / VITORIO MANTALEAN Ilustrasi parkir mobil di jalan, di kawasan Pasar Lama.

Menurut dia, salah satu yang jadi perhatian adalah perilaku pemilik yang sering memarkirkan mobil di ruang terbuka, di mana pendaran cahaya matahari bisa langsung mengenai mobil.

Pasalnya, cuaca panas memiliki dampak buruk bagi mobil seperti membuat warna eksterior jadi cepat pudar, interior kusam atau mengeras, hingga karet wiper cepat getas.

"Terkhusus pada bagian soft touch atau yang kulit sintesis. Itu biasanya akan pecah-pecah. Kejadian ini sering terjadi di mobil Eropa, karena kebanyakan desain mereka tidak untuk cuaca panas seperti di Jakarta," ujar Ario.

Tak hanya itu, bagian jok juga bisa mengalami hal serupa. Jika sudah mengalaminya, maka perbaikan menjadi tidak murah.

Baca juga: Tips Benar Menyalip Kendaraan Lain Pakai Mobil Transmisi Matik

Jok dan interior mobil, pilih cara yang akan Anda terapkan.Donny Apriliananda Jok dan interior mobil, pilih cara yang akan Anda terapkan.

Demikian yang dikatakan oleh pemilik bengkel spesialis interior Vertue Concept, Edy yang berada di kawasan Sunter, Jakarta Utara pada kesempatan terpisah.

"Pergantian jok kulit asli untuk mobil dengan dua baris tempat duduk sekitar Rp 10 jutaan, untuk tiga baris tempat duduk sekitar Rp 13 jutaan. Itu pakai bahan asli yang diimpor. Tergantung pada mobilnya juga," katanya.

Sementara untuk alternatif, kulit sintesis lokal ditawarkan dalam harga Rp 5 juta - Rp 7 jutaan.

"Masalah lainnya jika sering parkir di luar garasi, karet wiper mobil bermasalah, kinerja AC jadi berat, eksterior pudar, dan lain-lain," ucap Edy.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X