Kasus Quartararo yang Gagal Podium, Ini Kata Mantan Pebalap Moto2

Kompas.com - 21/09/2020, 15:41 WIB
Motor Fabio Quartararo melewati batas lintasan pada Tikungan 16 di MotoGP Emilia Romagna, Minggu (20/9/2020). MOTOGPMotor Fabio Quartararo melewati batas lintasan pada Tikungan 16 di MotoGP Emilia Romagna, Minggu (20/9/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Fabio Quartararo mengaku frustrasi dengan keputusan panelis FIM MotoGP terkait sanksi yang diberikan saat balapan. Diketahui Quartararo melewaati track limit saat di akhir lap.

Pebalap asal Prancis tersebut mendapat Long Lap Penaly karena kedapatan kedua rodanya melebihi batas lintasan. Namun, penalti ini diberikan jika pebalap sudah melakukannya sebanyak lima kali.

Baca juga: Mengenal Aturan Track Limit yang Bikin Quartararo Ngamuk Gagal Podium

Sebelum itu, pebalap akan mendapat peringatan terlebih dahulu setelah melakukan tiga kali pelanggaran. Sementara, Quartararo mengaku tidak mendapat peringatan tersebut.

Fabio Quartararo saat balapan di MotoGP Emilia Romagna. (Photo by ANDREAS SOLARO / AFP)ANDREAS SOLARO Fabio Quartararo saat balapan di MotoGP Emilia Romagna. (Photo by ANDREAS SOLARO / AFP)

Dimas Ekky Pratama, mantan pebalap Moto2, mengatakan, saat balapan dalam posisi Quartararo saat itu, tidaklah mudah memosisikan motor tidak menginjak green zone.

"Sebab, kalau kita sedikit keluar (dari racing line) saat keluar tikungan, kita tidak bisa hanya melambatkan motor di situ, karena kita mengejar keluar tikungan dengan cepat. Kadang risiko yang kita ambil adalah menginjak green zone," ujar Dimas, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.

Dimas menambahkan, resiko tersebut memang harus diambil oleh pebalap. Bisa dibayangkan, seperti yang terjadi pada Jorge Martin saat balapan di Moto2 Austria.

Baca juga: Batal Podium, Quartararo Mengaku Frustrasi

"Saya yakin dia juga tidak ingin menginjak green zone. Feeling dia di atas motor juga pasti yakin tidak menginjak green zone. Akhirnya dia turun posisi, dari pertama jadi kedua. Begitu pula dengan Francesco Bagnaia saat kualifikasi, batal meraih best lap karena menginjak green zone," kata Dimas.

Menurut Dimas, posisi Quartararo sudah berada di limit saat balapan dan juga dalam tekanan karena ingin naik podium. Apalagi pada seri-seri sebelumnya juga dia memiliki masalah dengan motornya.

"Dia juga bilang kan bahwa dia tidak mendapat peringatan kalau dia sudah menginjak green zone lima kali. Itu semua kadang karena kita tidak melihat, atau dari pihak MotoGP telat memberi tahu, atau dari tim juga telat memberikan info. Kembali lagi, itu karena semua sedang dalam tekanan, pebalap di atas motor hanya memberikan yang terbaik saja," ujar Dimas.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X