Mengenal Aturan Track Limit yang Bikin Quartararo Ngamuk Gagal Podium

Kompas.com - 21/09/2020, 11:18 WIB
Motor Fabio Quartararo melewati batas lintasan pada Tikungan 16 di MotoGP Emilia Romagna, Minggu (20/9/2020). MOTOGPMotor Fabio Quartararo melewati batas lintasan pada Tikungan 16 di MotoGP Emilia Romagna, Minggu (20/9/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada balapan MotoGP, setiap pebalap diharuskan untuk tetap berada di trek. Tujuannya adalah tidak ada pebalap yang keluar trek dan mendapat keuntungan dari segi catatan waktu atau posisi dalam balapan.

Saat gelaran MotoGP Emilia Romagna, Minggu (20/9/2020), Fabio Quartararo kehilangan satu posisi karena motornya keluar dari trek. Aturan ini sebenarnya sudah diperkenalkan sejak musim lalu.

Baca juga: Batal Podium, Quartararo Mengaku Frustrasi

Di era sebelumnya, batas lintasan ditentukan oleh tembok atau penghalang. Artinya, pebalap tidak memiliki margin untuk kesalahan. Saat sirkuit menjadi lebih aman dan area run-off dibuat, kerb dipasang untuk menandai batas lintasan.

Fabio Quartararo saat balapan di MotoGP Emilia Romagna. (Photo by ANDREAS SOLARO / AFP)ANDREAS SOLARO Fabio Quartararo saat balapan di MotoGP Emilia Romagna. (Photo by ANDREAS SOLARO / AFP)

Dikutip dari MotoGP.com, kerb tersebut juga dimaksudkan untuk merugikan pebalap saat melintasinya, karena permukaannya tidak rata. Namun, seiring berjalannya waktu, mesin berkembang dan meningkat, yang berarti motor tidak lagi kehilangan traksi di trotoar
(kerb).

Akhirnya, untuk memperbaiki rumput alami tetapi tanpa memberikan daya cengkeram yang baik, dipasang rumput buatan di bagian luar kerb.

Namun, hal ini ternyata berbahaya setelah hujan. Sebab, rumput buatan ini tidak akan mengering secepat lintasan dan menyebabkan kecelakaan.

Sekarang, rumput buatan telah digantikan oleh beton yang dicat hijau. Meskipun pebalap mendapat margin yang aman untuk dapat melewati batas, membuat kesalahan dan memperebutkan posisi, tapi penalti yang diberikan juga cukup berat.

Melebihi track limit berarti kedua ban di luar lintasan pada saat yang bersamaan. Jika suatu pelanggaran terjadi kapan saja selain selama balapan, seperti latihan atau kualifikasi, hal itu mengakibatkan pembatalan waktu atau pembatalan lap.

Jika pelanggaran terjadi selama balapan, akan ada beberapa hasil yang berbeda. Jika pebalap kehilangan waktu dan jelas dirugikan, tidak ada tindakan yang diambil dan tidak dicatat.

Baca juga: Joan Mir Bisa Curi Gelar Juara Dunia MotoGP 2020

Beberapa kesalahan diperbolehkan jika kerugian atau keuntungan tidak dapat ditentukan, tetapi terlalu banyak insiden dianggap sebagai keuntungan. Sebab, pebalap tidak menggunakan lintasan yang sama dengan para rivalnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X